Pengaduan dan Tanya Jawab Seputar Kependudukan Daerah Istimewa Yogyakarta

Created By :
Biro Tata Pemerintahan Setda DIY
Kompleks Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta, Indonesia
Tlp/Fax. (+62) 274-580818

Referer :

Login Pengguna





Login Kabupaten/Kota
:
:



Statistik User
Jumlah User: 3244
Hari Ini
Login: 9
Daftar: 7
Kemarin Senin
Login: 17
Daftar: 7
Kemarin Minggu
Login: 25
Daftar: 11
Kemarin Sabtu
Login: 19
Daftar: 7
Kemarin Jumat
Login: 32
Daftar: 17
Kemarin Kamis
Login: 15
Daftar: 6
Kemarin Rabu
Login: 19
Daftar: 9
Kemarin Selasa
Login: 28
Daftar: 13



Pekerjaan User
Pelajar/Mahasiswa: 2073
Peneliti/Dosen: 104
ASN/TNI/POLRI: 181
Konsultan/NGO: 49
Perangkat Desa: 134
BUMN/BUMD: 30
Marketing: 43
LBH/Advokad: 6
Wiraswasta: 178
Perbankan: 21

Keperluan User
Akademik: 1569
Laporan Kedinasan: 199
Penelitian/Pengkajian: 586
Data Pembanding: 168
Pemetaan Konsumen: 70
Laporan: 492


Kunjungan Bulan ini
Forum komunikasi petugas registrasi Desa/Kelurahan

Desa Hargotirto, berkata :
@admin : dengan adanya pengembangan wilayah di daerah dan data wilayah pengembangan belum masuk ke dalam aplikasi ini, menyebabkan kami tidak bisa kontinyu memakai aplikasi ini, khususnya proses pindah. Adakah solusi? Karena selama ini kami harus menggunakan dua form pindah penduduk, satu form aplikasi ini, yang lain pakai form manual (untuk daerah tujuan pindah yang belum ada dalam data base).

Desa Hargotirto, berkata :
@GIRITIRTO : kami juga pernah mengalami hal semacam itu. Pada kasus kami ternyata masalah pada PC kami, karena pada keesokan harinya normal sendiri. Jadi mungkin memang butuh komputer khusus untuk aplikasi ini. Kita tunggu jawaban dari admin.

GIRITIRTO, berkata :
Pak,,beberapa hari ini setiap klik STATISTIK ^Statistik Jumlah Penduduk Saat Ini^ selalu berubah-ubah, terakhir jumlah penduduk nol. Sebelumnya sudah import data basis online. terima kasih

admin, berkata :
@ Desa Tirtoadi: Sudah jalan. Memang sempat off selama beberapa minggu karena ada migrasi server.

admin, berkata :
@ Giritirto: Sudah aktif.

desa tirtoadi, berkata :
Pak mau tanya pada saat import basis data online kok gak jalan. cuma berhenti di masuk server. terima kasih

GIRITIRTO, berkata :
Pak, kami sudah bisa login Import Basis Data secara Online, tetapi kemudianterdapat keterangan ^Ada Belum Aktif^. Mohon bantuannya. Terima kasih

SIDOKARTO, berkata :
daffazulfa@gmail.com

admin, berkata :
@ Sri Hardono: Pendaftaran secara online harus ditindaklanjuti dengan pangajuan surat permohonan ditandatangani kepala desa. Setelah itu baru akan kami aktifkan. Surat itu tidak perlu Anda bawa ke kantor Biro Tapem tetapi cukup discan lalu kirim ke alamat email rotapemdiy.kependudukan@gmail.com. Nomor kontak kami, 0274-580818.

SRI HARDONO, berkata :
BW DK yang secara online. mohon bantuanya

<<< Selengkapnya >>>

GPS dan Google Map
Koordinat Kantor Pemerintahan


Forum Tanya Jawab

Ruang bagi Anda untuk bertanya seputar penyelenggaraan adminduk

Formulir Pertanyaan

Silakan login atau daftar untuk mengirim pertanyaan


data ditemukan sekitar 140 pertanyaan.
Saya sudah memiliki e-ktp...e-ktp saya beralamat di riau...tetapi sebelum itu saya masuk kk bude saya(pindah)...setelah saya ada keperluan utk mencairkanmencairkan bpjs ..ktp dan kk saya beda alamat.dri pihak bpjs menyuruh sya untk membuat suket...jd kalau saya minta suket apakah e-ktp saya di tahan sama dukcapil yg baru atau bagaimna?dan dimana saya harus mendapat kan suket itu?
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Ketika mengajukan permohonan pindah dari daerah asal, KTP pemohon belum ditarik petugas. Tetapi setelah resmi berdomisili di daerah tujuan, KTP lama ditarik diganti dengan KTP dan KK baru. Artinya setelah Anda resmi pindah (tercatat sebagai penduduk baru di daerah tujuan), KTP lama Anda dinyatakan tidak berlaku karena sudah berbeda alamat. Kebijakan petugas BPJS kesehatan adalah benar karena ketika proses verifikasi ditemukan ketidaksesuaian antara data di KK dengan di KTP dan Anda pasti diminta untuk mengurus KTP baru. Jika blangko di Dinas Dukcapil tempat Anda berdomisili masih tersedia, tentunya KTP-el dapat dicetak untuk Anda. Tetapi kalau blangko tidak tersedia, petugas akan memberi Surat Keterangan (Suket) Pengganti KTP-el yang berlaku selama 6 bulan. Anda bisa mengurus Suket di kecamatan dengan membawa fotokopi KK. KTP lama pasti akan ditarik karena sudah tidak berlaku.

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : NGAGLIK, SLEMAN
Saya mau tanya apakah ektp saya dan istri sudah jadi apa belum nik (number) dan (number)
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Anda mengajukan permohonan KTP-el kapan? Kalau sebelum April 2017 hampir dipastikan belum tercetak. Karena Dinas Dukcapil baru bisa mencetak KTP-el lagi pada akhir April 2017 setelah ada kiriman blangko (dalam jumlah terbatas) dari Ditjen Dukcapil Kemendagri. Bagi penduduk yang pernah mengajukan permohonan KTP-el sebelum April 2017 diminta untuk mengajukan permohonan ulang ke kecamatan atau Dinas Dukcpil dengan membawa fotokopi KK dan/atau KTP lama/surat keterangan pengganti KTP-el. Kebijakan mencetak KTP-el untuk permohonan setelah April 2017 diberlakukan agar KTP-el yang diterbitkan benar-benar menyasar pada penduduk yang membutuhkan dan masih aktif tercatat di database Dinas Dukcapil (tidak pindah atau belum meninggal), mengingat stok blangko sangat terbatas.



Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : TEGALREJO, KOTA YOGYAKARTA
Saya mau tanya..th 2015 e- ktp suami saya dr tempat asalnya muna sulawesi tenggara baru sj jadi.. Dith itu juga setelah kami menikah..kami memutuskan untuk pindah kependudukan di jogja ..maka suami di haruskan membuat e-ktp jogja karena akan membuat krtu keluarga dan akta . Akhir 2015 ektp jogja sudah jd.. Yang saya tnyakan setelah ktp jogja jadi knp yang ktp sulawesi tdk ditarik?? Dan mana yang berlaku? Karena semua sma2 berlaku seumur hidup..
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Harusnya SOP di Dukcapil, KTP-el lama ditarik setelah penduduk mendapatkan KTP-el baru. Mungkin karena kelalaian petugas sehingga KTP-el lama tidak ditarik. Yang berlaku tentu saja KTP-el baru (Jogja). Membuktikan keabsahan KTP-el tidak serta merta dengan melihat fisiknya saja, tetapi harus dilihat kesesuaiannya dengan kartu keluarga dan database penduduk. Setelah pindah domisili suami Anda tidak tercatat lagi di database kependudukan Sulawesi maupun di database nasional.

Masa berlaku seumur hidup pada KTP hanya berlaku sepanjang tidak ada perubahan elemen data kependudukan. Tapi kalau ada perubahan, seperti ganti alamat, pekerjaan, golongan darah, gelar, agama, status perkawinan, perubahan nama atau tanggal lahir, foto, dan tanda tangan, penduduk wajib mengajukan penggantian KTP-el kepada Dinas Dukcapil melalui kecamatan. KTP-el lama akan ditarik oleh petugas dan atau dinyatakan tidak berlaku.





Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : PATUK, GUNUNGKIDUL
Saya berpindah agama dari islam ke kristen, namun foto ktp pada e ktp saya menggunakan jilbab. Apakah foto saya bisa di ganti yang baru? dan bagaimana caranya?
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Bisa. Silakan datang ke Dinas Dukcapil tempat Anda berdomisili dengan membawa fotokopi KK dan KTP lama. Anda akan diminta untuk foto ulang. Jika blangko tersedia, KTP-el akan langsung segera diberikan (paling lama 3 hari). Tapi kalau habis, Anda akan diminta untuk menunggu dan petugas akan memberikan Surat Keterangan Pengganti KTP-el.


Enita Ariyani, berkata :
Tetapi di KK saya masih muslim di KTP juga masih muslim, apa saya harus merubah data keduanya terlebih dahulu?
Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : PATUK, SLEMAN
Selamat Siang

Saya dwi agustin, ingin menanyakan tentang perbedaan database antara BPJS dan dukcapil dalam rangka pendaftaran BPJS.
Pada KK lama ((number)) terdiri dari bapak, ibu dan saya. Karena bapak sdh meninggal maka kami perbaharui KK ((number)).
Ketika saya daftar ke BPJS yang tertera hanya nama ibu saya, sedangkan jika saya coba dengan no kk lama muncul nama saya dan alm bpk.
Sudah saya coba untuk hub pihak BPJS namun jawabnya sudah link dengan database dukcapil.
Mohon info untuk langkah selanjutnya tentang data kependudukan ini.

Terimakasih
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Pengelola database di Dinas DUkcapil Sleman sudah request masalah Anda ke database konsolidasi database nasional. Sepertinya sudah diperbaiki. Silakan dicoba kembali.

Sebagai informasi, database di Dinas Dukcapil se-Indonesia terkonsolidasi ke database nasional (dikelola Ditjen Dukcapil Kemendagri) secara real time online. Oleh Kemendagri, database konsolidasi nasional dikirim ke database replika yang kemudian dimanfaatkan oleh instansi pengguna, seperti BPJS Kesehatan. Saat terjadi transfer data dari daerah ke Pusat terkadang mengalami kendala sistem sehingga perubahan data di daerah tidak terakumulasi secara sempurna di Pusat. Hal itu mengakibatkan masalah seperti yang Anda alami saat mengurus pelayanan publik di instansi pengguna. Ketika terjadi masalah itu, penduduk perlu menyampaikan informasi ke Dinas Dukcapil agar segera ditindaklanjuti dengan request perbaikan data ke database nasional. Biasanya perlu wakti 1-3 hari.

Meski demikian, bukan berarti hak kependudukan Anda hilang atau berkurang. Karena ketika terjadi perbedaan antara database di daerah dengan di Pusat, yang dianggap benar adalah data di daerah. Maka database nasional-lah yang diperbaiki lewat mekanisme request. Selain itu untuk mengantisipasi masalah seperti yang Anda lami, instansi pengguna juga menyiapkan pelayanan publik secara manual jika mendapati data calon pemohon secara riil (pakai bukti dokumen fisik) tidak cocok dengan database kependudukan.


Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : PATUK, SLEMAN
Saya lihat Permendagri Nomor 8 tahun 2016 pasal 15 tentang penerbitan ktp-el.

saya sudah melakukan perekaman data semenjak 2012, dan hanya mendapatkan ktp laminating.
Apakah bisa cetak e-ktp luar domisili. asal saya dari kaltim dan mencetak di daerah sleman/kota yogya?
dan kondisi sekarang tidak memungkinkan untuk kemabali ke daerah asal karena suatu urusan.


Terimakasih
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Dalam keadaan normal, penduduk dapat merekam biometrik dan mencetak KTP-el di manapun (tidak harus di daerah domisili) sepanjang tidak ada perubahan elemen data. Tetapi kondisi saat ini tidak memungkinkan bagi Dinas Dukcapil untuk merekam maupun mencetak KTP-el terhadap penduduk luar domisii. Penyebabnya, jaringan komunikasi data yang menghubungkan antara database KTP-el nasional dengan aplikasi di daerah sedang offline. Selain itu ketersediaan blangko KTP-el di daerah masih sangat terbatas dan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pencetakan bagi penduduk domisili. Saran kami, Anda tetap mengajukan permohonan cetak KTP-el di tempat domisili (Kaltim) dengan cara diwakilkan oleh kerabat/saudara/ keluarga Anda yang berada di sana. Karena bukan Anda sendiri yang mengurus, Anda perlu menyiapkan surat kuasa kepada mereka yang Anda tunjuk untuk menguruskannya. Setelah KTP-el tercetak, Anda dapat melakukan aktivasi di Dinas Dukcapil manapun (tidak harus di tempat domisili).

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : KASIHAN, BANTUL
Selamat siang...

Saya ingin menanyakan perihal :
1) Pembuatan akte kelahiran bayi.
Kebetulan tanggal 22 besuk masuk usia 3 bulan. Apa saja syarat yang dibutuhkan untuk proses pembuatannya? Dan harus diurus kemana?
2) Karena KK baik saya maupun istri masih jadi satu dengan KK keluarga masing-masing, setelah Akte anak diatas selesai proses, saya akan membuat KK sendiri (saya, istri dan anak). Bagaimana prosesnya?

Mohon pencerahannya. Terima kasih...
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Selamat malam...

Ada 2 peristiwa administrasi kependudukan yang akan Anda tempuh, yakni pelaporan kelahiran dan pindah/datang penduduk (untuk kasus Anda biasa disebut pecak KK).

keduanya bisa Anda tempuh dalam waktu bersamaan atau atau Anda urus satu persatu, tergantung kelengkapan dokumen.

Kalau mengurus akta kelahiran dulu, syaratnya membawa kartu keluarga, akta perkawinan/buku nikah Anda, surat keterangan kelahiran dari dokter/bidan/puskesmas/RS, surat pengantar RT, RW/dusun, desa. Berkas dibawa ke kecamatan untuk input data penduduk baru dan supaya si bayi mendapatkan NIK=nomor induk kependudukan (bukti telah tercatat sebagai penduduk). Di kecamatan, kartu keluarga akan diperbarui. Kalau Anda masih pakai KK ortu, berarti di KK anak Anda akan berstatus cucu. Kemudian berkas dibawa ke Dinas Dukcapil untuk penerbitan akta kelahiran.

Sedangkan untuk membuat KK sendiri, Anda dan istri harus pindah/pecah KK dulu dari KK induk (ortu) dalam waktu bersamaan. Syaratnya surat pengantar RT, RW/dusun, desa, beserta KK dan KTP lama. Anda dan istri akan diberi surat keterangan pindah. Sedangkan KK ortu Anda akan diperbarui. Kemudian saat memasukkan berkas permohonan datang Anda dan istri ke daerah tujuan harap dilakukan bersamaan, dilampiri surat pengantar RT, RW/dusun, desa di daerah tujuan.

Kalau kami menyarankan, agar proses pindah/datang Anda dan istri dapat dilakukan bersamaan dengan permohonan akta kelahiran, sebaiknya urus dulu permohonan pindah. Pada saat mau mengurus proses datang (membuat KK baru), Anda/istri sekalian minta surat pengantar permohonan akta kelahiran dari RT, RW/dusun/desa di tempat baru. Sehingga waktu yang Anda gunakan untuk mengurus dokumen kependudukan bisa lebih efektif.

Seluruh proses pelayanan adminduk gratis asalkan Anda mengurus sendiri. Sebagai informasi tambahan, penerbitan akta kelahiran berasas domisili. Misalnya Anak Anda lahir di Yogyakarta, lalu dia mau didaftarkan sebagai penduduk Bantul mengikuti Anda, maka akta kelahirannya diurus di Dinas Dukcapil Bantul.



Vikryansyah Perdana Saputra, berkata :
Terima kasih atas responnya...
Sangat membantu.

Kebetulan KK dan e-KTP istri masih masuk Kota Yogyakarta, dan besuk akan pindah penduduk menjadi Bantul.

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : TEGALREJO, KOTA YOGYAKARTA
permisi pak /bu saya orang magelang tapi saya tidak pernah pulang ke magelang
karna pertengkaran dengan keluarga
sekitar dari tahun 2010 sampai 2017 sekarang
saya cuma punya FotoCopy KK saja
apakah saya bisa membuat AKTA dan E KTP
karna saya mau menikah
tolong jawabanya terimakasih
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Idealnya, setiap aktivitas anggota keluarga yang berhubungan dengan pelayanan dokumen kependudukan harus atas sepengetahuan/ persetujuan kepala keluarga.Tapi karena masalah yang Anda alami, sepertinya perlu disikapi lain. Di sini, bukan kapasitas kami untuk meminta/ menyarankan Anda menyelesaikan masalah dengan ortu dulu agar tujuan Anda tercapai. Tapi Mari kita lihat, apakah mungkin Anda mengurus dokumen kependudukan tanpa melibatkan orangtua/kepala keluarga.

Pertama mengurus KTP-el, Anda bisa perekaman biometrik dan mendapatakan KTP-el hanya dengan membawa fotokopi kartu keluarga ke Dinas Dukcapil Kota Magelang. Sebenarnya perekaman biometrik dan cetak KTP bisa di Dinas Dukcapil manapun, namun saat ini sistem sedang offline sehingga pelayanan tersebut hanya dapat dilakukan di tempat domisili. Artinya tanpa sepengetahuan keluarga Anda bisa melakukannya.

Kedua mengurus akta kelahiran. Dalam regulasi yang berlaku sampai sekarang, ada ketentuan bahwa salah satu persyaratan penerbitan akta kelahiran adalah akta perkawinan/buku nikah orangtua. Kalau pemohon tidak dapat menunjukkan akta perkawinan/buku nikah ortunya, dapat diganti SPTJM (surat pernyataan tanggung jawab mutlak) kebenaran Data Kelahiran dengan diketahui 2 saksi. Untuk menggunakan SPTJM, penduduk harus dapat membuktikan bahwa tidak ada dokumen apapun yang tersedia yang menerangkan peristiwa kelahiran pemohon dan ybs. wajib bertanggung jawab penuh atas kebenaran SPTJM. Dari proses yang kami jelaskan ini, apakah Anda bisa mengusahakannya tanpa keterlibatan/sepengetahuan ortu?

ketiga, mengurus perkawinan. karena Anda laki-laki, tidak perlu surat izin ortu. Tapi dalam berkas persyaratan Anda harus melampirkan akta kelahiran dan KK asli, serta surat pengantar dari RT RW/dusun, dan desa/kelurahan. Apakah Anda bisa mengusahakan dokumen persyaratan itu tanpa keterlibatan/sepengetahuan ortu?

kalau Anda mau leluasa bertindak sendiri, ada baiknya Anda mengurus pindah domisili dulu. Sebagai informasi, meskipun masih lajang/ belum berkeluarga atau belum punya rumah pribadi, penduduk bisa punya KK sendiri. Atau bisa juga Anda pindah ke domisili baru sesuai alamat yang Anda tinggali sekarang. Mudah-mudahan pertanyaan Anda terjawab.


Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : JETIS, KOTA YOGYAKARTA
Assalamualaikum,
Yang saya ingin tanyakan mengenai pembuatan akta kelahiran bayi (pembuatan kurang dari 60 hari dr bayi lahir), apakah perlu 2 orang saksi? Karena anak saya lahir di Klaten dan saksi itu berasal dari mana (keluarga / tetangga) dan apakah perlu saksi tersebut ikut pada waktu pembuatan akta kelahiran?
Ataukah cukup sengan tanda tangan dan fc ktp?
Mohon pencerahannya,

Terima kasih
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Walaikumsalam. Dalam pencatatan kelahiran di Dinas Dukcapil, masih diperlukan 2 (dua) saksi pelaporan/administrasi. Saksi tersebut bertindak sebagai orang yang ikut mengetahui adanya peristiwa pelaporan tersebut. jadi kedudukan saksi di sini tidak harus orang yang melihat secara langsung peristiwa kelahirannya. Saksi pelaporan bisa anggota keluarga, tetangga, atau pengurus RT/RW di tempat Anda berdomisili. Pada saat mengurus, saksi pelaporan tidak harus datang/hadir, cukup dibuktikan dengan fotokopi KTP-el yang disertakan ke dalam berkas persyaratan lainnya.

Sebagai informasi, sejak 2013 pembuatan akta kelahiran telah berasas domisili. jadi misalnya si bayi lahir di Klaten, lalu mau dicatatkan sebagai penduduk Yogyakarta (karena ikut ortunya), akta kelahiran akan diterbitkan oleh Dinas Dukcapil Yogyakarta dan di akta tertulis tempat lahir di Klaten.


Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : NGAMPILAN, KOTA YOGYAKARTA
cara mencari data penduduk tahun 2012 gimana ya? soalnya data terakhir hanya sampai 2014
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Mohon maaf, kami tidak memiliki. Karena sebelum 2014, data penduduk masih dikelola masing-masing kab/kota dan belum melalui proses konsolidasi secara nasional. Saran kami silakan meminta data tersebut ke Dinas Dukcapil kab/kota yang menjadi lokasi penelitian Anda.

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : KASIHAN, BANTUL
Saya mau tanya... Apakah E-KTP saya sudah jadi atau belum. Saya sudah memperbarui sejak September 2016 lalu.
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Berdasarkan log (rekam jejak pencetakan KT-el) di database kependudukan Dinas Dukcapil Bantul, KTP-el Anda belum dicetak. Sebagai informasi, blangko TP-el baru tersedia lagi dalam jumlah terbatas pada April 2017. KTP-el yang dicetak tidak diberikan kepada pemohon berdasarkan urutan permohonan pada waktu blangko KTP-el belum tersedia, tetapi diberikan berdasarkan urutan pengajuan setelah April 2017 (sejak blangko tersedia). Kebijakan ini dilakukan agar KTP-el yang dicetak benar-benar diterima si pemohon yang datang langsung ke kecamatan atau dinas. Karena penyerahan KTP-el harus disertai proses aktivasi sehingga hanya pemiliknya yang bisa mengambil. Jadi, saat ini blangko masih tersedia dan silakan Anda datang kembali ke dinas untuk mengajukan permohonan pencetakan KTP-el. Cukup membawa fotokopi KK dan Surat keterangan Pengganti KTP-el yang pernah diberikan petugas kepada Anda.

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : KASIHAN, BANTUL
Amat sangat mempersulit karena kk diperlukan untuk pendaftaran sekolah yg menggunakan sistem rayonisasi.
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Menentukan domisili (dipahami sebagai tempat tinggal penduduk yang dibuktikan dengan pencantuman alamat di KTP dan KK) disuatu daerah adalah hak penduduk. Dimanapun seseorang tersebut ingin berdomisili, Dinas Dukcapil wajib melayani permohonan KTP dan KK sepanjang syarat terpenuhi. Bahkan regulasi adminduk mendorong agar penduduk yang berdomisili di daerah baru lebih dari 1 tahun diwajibkan mengurus kepindahan (lihat pasal 15 UU 23 Tahun 2006 tentang Adminduk). Dalam memberikan Pelayanan adminduk terkait domisili, Dinas Dukcapil tidak mempertimbangkan apakah rumah yang ditinggali si penduduk itu adalah milik orang lain (hanya kontrak/kos/numpang) atau milik sendiri. Yang harus digarisbawahi, selama pemilik rumah mengizinkan si penduduk tersebut tinggal di rumahnya lebih dari satu tahun dan membolehkan alamat rumahnya digunakan sebagai alamat domisili si penduduk,Dinas Dukcapil tetap dapat memproses permohonan KTP dan KK.

Namun sebagian besar pelayanan adminduk tidak bisa dipisahkan dari dimensi sosial (sampai saat ini). Hal ini dapat dilihat dari masih berlakunya surat pengantar RT, RW/dukuh, dan desa/kelurahan sebelum Dinas Dukcapil menerbitkan dokumen kependudukan (KTP, KK, dan akta-akta). Karena menurut pandangan adminduk, merekalah yang lebih mengetahui kebenaran atas peristiwa kependudukan (pindah dan datang penduduk) dan perstiwa penting (kelahiran, kematian, dan perkawinan) yang dialami penduduknya. Kalaupun mereka belum tahu kejadian yang dialami penduduk, mereka perlu mengetahui. Karena mereka dituntut untuk ikut bertanggung jawab atas masalah yang dialami penduduknya.

Tetapi tidak dibenarkan juga bila mereka menghambat hak penduduk untuk memperoleh dokumen kependudukan yang dilatarbelakangi sentimen pribadi/golongan dan masalah lain yang bersifat subyektif.

Terhadap kejadian yang Anda alami, kami menyarankan Anda untuk meminta solusi dan mediasi kepada Ketua RW atau tokoh masyarakat setempat. Dengan keterlibatan pihak lain, diharapkan Anda dan ketua RT bisa mendudukkan persoalan secara obyektif. Sepanjang Anda menjamin akan berdomisili di wilayah tersebut selama lebih dari 1 tahun dan pemilik rumah/lahan mengizinkan rumahnya sebagai alamat domisili Anda, permohonan KTP dan KK Anda layak diproses.



Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : KASIHAN, KOTA YOGYAKARTA
Saya ingin melakukan wawancara seputar haji dan umroh wilayah kota yogyakarta lembaga yang harus saya datangi kanwil kementrian agama diy atau kemenag diy? Dan hari kerja serta jam operasional kantor tersebu berapa? Saya ingin menghubungi lewat page. Tapi web sedang bermasalah. Maka dr itu sya bertanya disini. Karena saya bukan org asli yogya, dan saya pun bingung.
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Untuk topik itu Anda bisa mewawancarai pejabat Kanwil Kemenag Provinsi DIY atau Kantor Kementerian Agama Yogyakarta. Website dan nomor kontak instansi tersebut bisa Anda peroleh di pencarian google. Website Kanwil Kemenag Provinsi DIY dan nomor teleponnya aktif. Tentu saja untuk wawancara Anda perlu mengajukan surat permohonan. Mengenai jam operasional Kanwil Kemenag Provinsi DIY, silakan menghubungi lewat telepon instansi tersebut agar informasi yang Anda peroleh akurat.

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : GAMPING, SLEMAN
akta kelahiran anak saya setelah di check secara online untuk urusan di perbankan ternyata nomor akte dengan nama tidak sama. Mohon pentunjuk cara pengurusannya untuk koreksi.
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Maaf, kami masih kurang paham atas pertanyaan Anda mengenai nomor akta dengan nama tidak sama. Mohon penjelasan lebih detail. Apakah yang Anda maksud adalah perbedaan penulisan nama di akta kelahiran dengan di kartu keluarga? Kalau yang dimaksud seperti itu, yang dianggap benar adalah nama di akta kelahiran sehingga nama di kartu keluarga harus diubah. Caranya, datang ke kecamatan dengan membawa bukti akta kelahiran disertai surat pengantar dari RT RW/Dukuh, dan desa untuk dilakukan perbaikan sekaligus meminta penggantian kartu keluarga yang baru.

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : BANGUNTAPAN, BANTUL
Selamat siang..saya warga banguntapan.ingin menanyakan kapan e-KTP kami jadi sedangkan kami cek NIK sudah terdaftar didisduk capil..sedangan dibeberapa perusahaan tidak berlakunya suket....banyak dari warga yang sudah berbulan bulan rekam data tapi belum jadi e-ktp.lalu kami harus bagaimana ???sedangkan kegunaan e-KTP sangat mendesak
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Setiap kali mendapatkan pertanyaan seperti ini, berat bagi kami untuk menjawab karena kewenangan kami dalam hal ini sangat terbatas. Ada puluhan ribu penduduk di DIY dan mungkin jutaan penduduk se-Indonesia yang belum mendapatkan KTP, sekalipun mereka sudah perekaman biometrik. Daerah (Dinas Dukcapil Kabupaten/kota) hanya sebagai pelaksana proses perekaman dan pencetakan KTP-el. Tetapi penyediaan blangko KTP-el dan pengelolaan sistem informasinya, serta seluruh produk kebijakan adminduk secara nasional adalah kewenangan Ditjen Dukcapil Kemendagri.

Kondisi saat ini, blangko tersedia (meskipun jumlahnya terbatas) di Dinas Dukcapil tetapi hanya dapat digunakan untuk mencetak KTP-el untuk penduduk yang telah perekaman biometrik sebelum Oktober 2016. Sedangkan penduduk yang perekaman November 2016 sampai sekarang tidak dapat dicetakkan KTP-nya karena biometrik mereka belum dapat ditunggalkan di database nasional sebagai akibat dari matinya jaringan pengiriman data KTP dari daerah ke Pusat sedang offline/mati. Mengenai kapan jaringan pengiriman data KTP berfungsi lagi, kami pun belum mendapatkan kepastian dari Kemendagri.

Penunggalan adalah proses verifikasi dan validasi untuk memastikan bahwa biometrik tersebut hanya dimiliki oleh satu orang dengan NIK tertentu. Setelah biometrik milik penduduk dinyatakan tunggal, KTP-el baru bisa dicetak di daerah.

Terhadap Anda dan penduduk lain yang telah perekaman namun belum menerima KTP-el, untuk sementara Dinas Dukcapil memberikan surat keterangan (Suket) pengganti KTP-el yang fungsinya sama seperti KTP, yakni sebagai bukti sah identitas diri penduduk dan dapat digunakan untuk mengurus seluruh pelayanan publik. Masa berlaku Suket adalah 6 bulan dan dapat diperpanjang bila KTP-el masih belum tercetak.

Kami memang sering mendengar adanya beberapa lembaga atau perusahaan yang belum mau menerima Suket sebagai pengganti KTP-el. Terhadap masalah tersebut, kami telah berupaya untuk menjelaskannya kepada lembaga/instansi/perusahaan penyedia layanan publik dalam forum resmi dan informal atau di berbagai sosialisasi adminduk. Selain itu keabsahan bukti identitas seseorang tidak hanya ditentukan oleh keberadaan KTP-el, tetapi didukung oleh bukti lain seperti Kartu keluarga, akta kelahiran, dan dokumen kependudukan lainnya. Bahkan di beberapa daerah, termasuk di DIY, tersedia fasilitas online (disediakan resmi oleh pemda) untuk memverifikasi kebenaran NIK dan No. KK penduduk. Demikian penjelasan kami dan semoga Anda dapat ikut membantu kami menjelaskan secara tepat kepada masyarakat mengenai masalah pencetakan KTP-el.


Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
Maksimal Halaman (10) : << Prev 1 2 3 4 5 6 7 ... 10 Next >>