Tanya Jawab Seputar Info Kependudukan Daerah Istimewa Yogyakarta
Smiley face
INFORMASI SEPUTAR
KEPENDUDUKAN
INFORMASI
KEPENDUDUKAN
☰ Menu
× Home Statistik Cek Nik Cek No KK Produk Hukum Data Penduduk Tanya Jawab Pubikasi Laporan Semester Laporan Bulanan LAMINDUK Info Galeri Wilayah Cek KTP Cek KIA

Forum Tanya Jawab

Ruang bagi Anda untuk bertanya seputar penyelenggaraan adminduk

Formulir Pertanyaan

Silakan login atau daftar untuk mengirim pertanyaan


data ditemukan sekitar 460 pertanyaan.
Assalamu Alaikum Wr Wb. Akte kelahiran saya hilang di kota Malang Jawa Timur. Tapi saya lahir di kota Jogja dan tentu akte kelahiran saya dibuat di Jogjakarta. Karena sekarang saya berdomosili di kota Malang, saya mendapat musibah kemalingan pak bu. Keikut surat surat berharga lain. Pertanyaan saya apakah pengurusannya bisa dilakukan di kantor catatan sipil kota Malang ataukah harus saya urus ke kantor catatan sipil kota Jogjakarta. Bagaimana syarat dan aturan pengurusan akte kelahiran yang hilang dan berapa lama kira kira waktu pengurusannya. Terima kasih pak bu Wassalam
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Kasus penerbitan kutipan kedua akta kelahiran oleh instansi pelaksana yang berbeda dari instansi penerbit kutipan pertama memang masih disikapi beragam oleh Dinas Dukcapil di kab/kota se-Indonesia. Ada Dinas Dukcapil di kab. A yang bisa menerbitkan kutipan kedua sekalipun kutipan pertama dikeluarkan oleh Dinas Dukcapil B dengan syarat saat ini si pemohon adalah penduduk yang berdomisili di daerah tersebut dan dapat menunjukkan salinan/fotokopi aktanya yang hilang. Ada pula Dinas Dukcapil yang belum mau menerbitkan kutipan akta kedua jika akta si pemohon diterbitkan oleh daerah lain.Alasannya sulit untuk melakukan verifikasi/pembuktian.

kalau di Dinas Dukcapil Kab/kota di DIY, kutipan kedua akta kelahiran bisa diterbitkan asalkan si pemohon adalah/ telah menjadi penduduk DIY dan si pemohon dapat menunjukkan salinan/fotokopi aktanya. Sebelum kutipan kedua akta kelahiran diterbitkan, Dinas Dukcapil kab/kota se-DIY akan berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil di kab/kota yang pertama kali menerbitkan kutipan akta kelahiran si pemohon untuk mendapatkan bukti kebenaran informasi dan data si pemohon.

Jika syarat lengkap, pengurusannya tidak lebih dari satu minggu.

Kami tidak tahu bagaimana kebijakan yang saat ini diterapkan oleh Dinas Dukcapil Kota Malang dalam hal menerbitkan kutipan kedua akta kelahiran untuk akta kelahiran yang pertama kali diterbitkan di daerah lain. Maka Anda perlu menanyakan hal tersebut kepada Dinas Dukcapil Kota Malang. Kalau bisa dilayani Anda tinggal menyerahkan berkas persyaratan yang diminta dan nantinya petugas dari Dinas Dukcapil Kota Malang pasti akan berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil Kota Yogya. Kalau tidak bisa, tentu saja Anda harus mengurus penerbitan kutipan kedua akta kelahiran di Dinas Dukcapil Kota Yogyakarta.


Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : NGEMPLAK, SLEMAN
pak, bu, terkait anak yang lahir diluar nikah, adakah tindakan afirmatif yang diprogramkan oleh disdukcapil bagi mereka dalam memperoleh akta kelahiran, KK dan lain sebagainya? karena sejauh ini yang saya tahu, anak yang lahir diluar nikah kesulitan untuk memperoleh itu semua, sehingga membuat mereka kesulitan untuk mengurus administrasi yang lainnya. terimakasih
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Terima kasih atas pertanyaannya. Dinas Dukcapil selalu berupaya untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi penduduknya, apalagi menyangkut hak keperdataan anak. Namun tentu saja harus sesuai dengan prosedur yang berlaku dan tidak menghilangkan asal usul si anak.

Anak yang lahir di luar nikah (belum disahkan secara negara), memiliki hak yang sama dengan anak-anak lainnya terkait dengan akta kelahiran. Untuk mengurusnya cukup datang ke desa/kelurahan dengan membawa surat keterangan dari dokter/RS/ bidan, ktp saksi administratif, KTP dan KK si ibu. Berkas kemudian dibawa ke kecamatan untuk entry biodata si anak. Si anak akan mendapatkan NIK dan tercatat di kartu keluarga ibunya. Kemudian Dinas Dukcapil akan menerbitkan akta kelahiran. Hanya saja di akta tersebut akan tertulis anak seorang ibu.

Jika hal ini dirasa kurang cukup melindungi hak keperdataan anak atas tanggung jawab ortunya (terutama dari pihak ayah), ada mekanisme itsbat di Pengadilan Agama untuk ortu yang baru menikah secara agama (siri). Dan berdasarkan putusan sidang itsbat Pengadilan Agama, orangtua ybs. dapat mengajukan akta pengesahan anak ke Dinas Dukcapil, untuk menerangkan anak tersebut lahir dari seorang ayah dan ibu.

Kalau si anak lahir tanpa ikatan perkawinan, ayah dan ibu biologisnya harus dibuktikan lewat pengadilan agama (ortu muslim) atau pengadilan negeri (ortu non-muslim). Setelah ada penetapan pengadilan yang membenarkan bahwa anak tersebut adalah anak dari A dan B, maka Dinas Dukcapil dapat membuatkan akta pengakuan anak. Di akta pengakuan anak, akan tertulis anak seorang laki bernama.... dan perempuan......

Esensi dari akta pengesahan anak dan akta pengakuan adalah melindungi hubungan keperdataan dengan ibu dan ayahnya. Tetapi sekali lagi Dinas Dukcapil menerbitkan dokumen tersebut berdasarkan laporan orangtua yang dikukuhkan dengan penetapan pengadilan. Sebagai individu, anak akan tetap mendapatkan hak kependudukan yang sama sebagaimana penduduk lainnya seperti NIK maupun tercatat di dalam kartu keluarga.


Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : MLATI, SLEMAN
Saya rekam data bulan april 2017, KTP belum jadi sampai sekarang. Saya sudah 13 kali bolak balik ke Kantor Kecamatan.. Selalu dijawab dng alasan berbeda beda.. Ideal nya berapa lama ya untuk pembuatan E-KTP. Selain di kecamatan, bisa ga urus KTP langsung ke Dukcapil? Biar bisa segera punya E-KTP.
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan Anda dan penduduk lainnya yang mengurus penerbitan KTP_el. Sebagai informasi, Dinas Dukcapil kabupaten/kota se-DIY baru mendapatkan blangko dari Kemendagri dan dapat mencetak kembali pada April 2017. Jumlah blangko yang diterima oleh Dinas Dukcapil sangat terbatas dan tidak mungkin memenuhi permintaan seluruh pemohon.

Blangko yang tersedia diprioritaskan bagi penduduk yang perekaman biometrik dan belum pernah menerima KTP-el sampai tahun 2016. Setelah penerima prioritas selesai, KTP-el baru dapat diprioritaskan kepada pemohon yang telah perekaman biometrik dan belum pernah menerima KTP-el sampai 2017. Saat ini KTP-el di Dinas Dukcapil Sleman telah habis dan diperkirakan baru mendapat kiriman blangko dari Kemendagri sekitar akhir Agusutus atau awal September 2017.


Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : DANUREJAN, KOTA YOGYAKARTA
Salam, saya berencana mengganti akta kelahiran dikarenakan data yg berubah, namun akta lahir sebelumnya dikeluarkan dari kota lain (Makassar). Pertanyaan saya adalah bisakah penggantian tersebut dilakukan/ diterbitkan di kota lain/Yogyakarta? Trimakasih
NB* KTP saya Yogyakarta dan smentara mengurus surat penetpan PN yogyakarta atas perubahan akta)
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Data/informasi di akta kelahiran yang mengalami koreksi/perbaikan tidak dapat diganti dengan akta baru, melainkan diberikan catatan pinggir. Artinya data/informasi di Akta kelahiran yang salah tersebut akan diberi keterangan perbaikan oleh DInas Dukcapil berdasarkan hasil penetapan pengadilan. Jadi, akta kelahiran Anda yang diterbitkan oleh Dinas Dukcapil Kota Makassar dapat diberi catatan pinggir oleh Dinas Dukcapil tempat Anda sekarang berdomisili (Yogyakarta). Caranya, setelah penetapan pengadilan keluar, silakan mengurus surat pengantar dari kelurahan dengan menyertakan berkas persyaratan seperti KK dan KTP, akta kelahiran asli, dan salinan putusan pengadilan. Kemudian surat pengantar beserta berkas persyaratannya dibawa ke kecamatan dan Dinas Dukcapil untuk proses pemberian catatan pinggir sekaligus pengantian KK maupun KTP jika data di akta yang berubah terkait nama, tempat lahir, dan tanggal lahir.

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : SEMIN, GUNUNGKIDUL
Pak/Bu, bagaimana mengetahui username dan password siak desa? saya sebagai perwakilan dari seksi pemerintahan desa semin, semin,gunungkidul. terima kasih atas jawabannya
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Username dan password sama: GUNUNGKIDUL



Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : SEMIN, GUNUNGKIDUL
Saya sudah memiliki e-ktp...e-ktp saya beralamat di riau...tetapi sebelum itu saya masuk kk bude saya(pindah)...setelah saya ada keperluan utk mencairkanmencairkan bpjs ..ktp dan kk saya beda alamat.dri pihak bpjs menyuruh sya untk membuat suket...jd kalau saya minta suket apakah e-ktp saya di tahan sama dukcapil yg baru atau bagaimna?dan dimana saya harus mendapat kan suket itu?
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Ketika mengajukan permohonan pindah dari daerah asal, KTP pemohon belum ditarik petugas. Tetapi setelah resmi berdomisili di daerah tujuan, KTP lama ditarik diganti dengan KTP dan KK baru. Artinya setelah Anda resmi pindah (tercatat sebagai penduduk baru di daerah tujuan), KTP lama Anda dinyatakan tidak berlaku karena sudah berbeda alamat. Kebijakan petugas BPJS kesehatan adalah benar karena ketika proses verifikasi ditemukan ketidaksesuaian antara data di KK dengan di KTP dan Anda pasti diminta untuk mengurus KTP baru. Jika blangko di Dinas Dukcapil tempat Anda berdomisili masih tersedia, tentunya KTP-el dapat dicetak untuk Anda. Tetapi kalau blangko tidak tersedia, petugas akan memberi Surat Keterangan (Suket) Pengganti KTP-el yang berlaku selama 6 bulan. Anda bisa mengurus Suket di kecamatan dengan membawa fotokopi KK. KTP lama pasti akan ditarik karena sudah tidak berlaku.

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : NGAGLIK, SLEMAN
Saya mau tanya apakah ektp saya dan istri sudah jadi apa belum nik (number) dan (number)
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Anda mengajukan permohonan KTP-el kapan? Kalau sebelum April 2017 hampir dipastikan belum tercetak. Karena Dinas Dukcapil baru bisa mencetak KTP-el lagi pada akhir April 2017 setelah ada kiriman blangko (dalam jumlah terbatas) dari Ditjen Dukcapil Kemendagri. Bagi penduduk yang pernah mengajukan permohonan KTP-el sebelum April 2017 diminta untuk mengajukan permohonan ulang ke kecamatan atau Dinas Dukcpil dengan membawa fotokopi KK dan/atau KTP lama/surat keterangan pengganti KTP-el. Kebijakan mencetak KTP-el untuk permohonan setelah April 2017 diberlakukan agar KTP-el yang diterbitkan benar-benar menyasar pada penduduk yang membutuhkan dan masih aktif tercatat di database Dinas Dukcapil (tidak pindah atau belum meninggal), mengingat stok blangko sangat terbatas.



Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : TEGALREJO, KOTA YOGYAKARTA
Saya mau tanya..th 2015 e- ktp suami saya dr tempat asalnya muna sulawesi tenggara baru sj jadi.. Dith itu juga setelah kami menikah..kami memutuskan untuk pindah kependudukan di jogja ..maka suami di haruskan membuat e-ktp jogja karena akan membuat krtu keluarga dan akta . Akhir 2015 ektp jogja sudah jd.. Yang saya tnyakan setelah ktp jogja jadi knp yang ktp sulawesi tdk ditarik?? Dan mana yang berlaku? Karena semua sma2 berlaku seumur hidup..
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Harusnya SOP di Dukcapil, KTP-el lama ditarik setelah penduduk mendapatkan KTP-el baru. Mungkin karena kelalaian petugas sehingga KTP-el lama tidak ditarik. Yang berlaku tentu saja KTP-el baru (Jogja). Membuktikan keabsahan KTP-el tidak serta merta dengan melihat fisiknya saja, tetapi harus dilihat kesesuaiannya dengan kartu keluarga dan database penduduk. Setelah pindah domisili suami Anda tidak tercatat lagi di database kependudukan Sulawesi maupun di database nasional.

Masa berlaku seumur hidup pada KTP hanya berlaku sepanjang tidak ada perubahan elemen data kependudukan. Tapi kalau ada perubahan, seperti ganti alamat, pekerjaan, golongan darah, gelar, agama, status perkawinan, perubahan nama atau tanggal lahir, foto, dan tanda tangan, penduduk wajib mengajukan penggantian KTP-el kepada Dinas Dukcapil melalui kecamatan. KTP-el lama akan ditarik oleh petugas dan atau dinyatakan tidak berlaku.





Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : PATUK, GUNUNGKIDUL
Saya berpindah agama dari islam ke kristen, namun foto ktp pada e ktp saya menggunakan jilbab. Apakah foto saya bisa di ganti yang baru? dan bagaimana caranya?
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Bisa. Silakan datang ke Dinas Dukcapil tempat Anda berdomisili dengan membawa fotokopi KK dan KTP lama. Anda akan diminta untuk foto ulang. Jika blangko tersedia, KTP-el akan langsung segera diberikan (paling lama 3 hari). Tapi kalau habis, Anda akan diminta untuk menunggu dan petugas akan memberikan Surat Keterangan Pengganti KTP-el.


Enita Ariyani, berkata :
Tetapi di KK saya masih muslim di KTP juga masih muslim, apa saya harus merubah data keduanya terlebih dahulu?

Admin Kependudukan, berkata :
Tentu saja harus diubah dulu

Enita Ariyani, berkata :
Tetapi nanti kalau di KK sudah beda Agama, namun di KTP masih Agama yang lama, apakah bisa sekalian diganti waktu foto yang baru dengan acuan KK sudah Agama yang update??
Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : PATUK, SLEMAN
Selamat Siang

Saya dwi agustin, ingin menanyakan tentang perbedaan database antara BPJS dan dukcapil dalam rangka pendaftaran BPJS.
Pada KK lama ((number)) terdiri dari bapak, ibu dan saya. Karena bapak sdh meninggal maka kami perbaharui KK ((number)).
Ketika saya daftar ke BPJS yang tertera hanya nama ibu saya, sedangkan jika saya coba dengan no kk lama muncul nama saya dan alm bpk.
Sudah saya coba untuk hub pihak BPJS namun jawabnya sudah link dengan database dukcapil.
Mohon info untuk langkah selanjutnya tentang data kependudukan ini.

Terimakasih
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Pengelola database di Dinas DUkcapil Sleman sudah request masalah Anda ke database konsolidasi database nasional. Sepertinya sudah diperbaiki. Silakan dicoba kembali.

Sebagai informasi, database di Dinas Dukcapil se-Indonesia terkonsolidasi ke database nasional (dikelola Ditjen Dukcapil Kemendagri) secara real time online. Oleh Kemendagri, database konsolidasi nasional dikirim ke database replika yang kemudian dimanfaatkan oleh instansi pengguna, seperti BPJS Kesehatan. Saat terjadi transfer data dari daerah ke Pusat terkadang mengalami kendala sistem sehingga perubahan data di daerah tidak terakumulasi secara sempurna di Pusat. Hal itu mengakibatkan masalah seperti yang Anda alami saat mengurus pelayanan publik di instansi pengguna. Ketika terjadi masalah itu, penduduk perlu menyampaikan informasi ke Dinas Dukcapil agar segera ditindaklanjuti dengan request perbaikan data ke database nasional. Biasanya perlu wakti 1-3 hari.

Meski demikian, bukan berarti hak kependudukan Anda hilang atau berkurang. Karena ketika terjadi perbedaan antara database di daerah dengan di Pusat, yang dianggap benar adalah data di daerah. Maka database nasional-lah yang diperbaiki lewat mekanisme request. Selain itu untuk mengantisipasi masalah seperti yang Anda lami, instansi pengguna juga menyiapkan pelayanan publik secara manual jika mendapati data calon pemohon secara riil (pakai bukti dokumen fisik) tidak cocok dengan database kependudukan.


Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : PATUK, SLEMAN
Saya lihat Permendagri Nomor 8 tahun 2016 pasal 15 tentang penerbitan ktp-el.

saya sudah melakukan perekaman data semenjak 2012, dan hanya mendapatkan ktp laminating.
Apakah bisa cetak e-ktp luar domisili. asal saya dari kaltim dan mencetak di daerah sleman/kota yogya?
dan kondisi sekarang tidak memungkinkan untuk kemabali ke daerah asal karena suatu urusan.


Terimakasih
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Dalam keadaan normal, penduduk dapat merekam biometrik dan mencetak KTP-el di manapun (tidak harus di daerah domisili) sepanjang tidak ada perubahan elemen data. Tetapi kondisi saat ini tidak memungkinkan bagi Dinas Dukcapil untuk merekam maupun mencetak KTP-el terhadap penduduk luar domisii. Penyebabnya, jaringan komunikasi data yang menghubungkan antara database KTP-el nasional dengan aplikasi di daerah sedang offline. Selain itu ketersediaan blangko KTP-el di daerah masih sangat terbatas dan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pencetakan bagi penduduk domisili. Saran kami, Anda tetap mengajukan permohonan cetak KTP-el di tempat domisili (Kaltim) dengan cara diwakilkan oleh kerabat/saudara/ keluarga Anda yang berada di sana. Karena bukan Anda sendiri yang mengurus, Anda perlu menyiapkan surat kuasa kepada mereka yang Anda tunjuk untuk menguruskannya. Setelah KTP-el tercetak, Anda dapat melakukan aktivasi di Dinas Dukcapil manapun (tidak harus di tempat domisili).

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : KASIHAN, BANTUL
Selamat siang...

Saya ingin menanyakan perihal :
1) Pembuatan akte kelahiran bayi.
Kebetulan tanggal 22 besuk masuk usia 3 bulan. Apa saja syarat yang dibutuhkan untuk proses pembuatannya? Dan harus diurus kemana?
2) Karena KK baik saya maupun istri masih jadi satu dengan KK keluarga masing-masing, setelah Akte anak diatas selesai proses, saya akan membuat KK sendiri (saya, istri dan anak). Bagaimana prosesnya?

Mohon pencerahannya. Terima kasih...
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Selamat malam...

Ada 2 peristiwa administrasi kependudukan yang akan Anda tempuh, yakni pelaporan kelahiran dan pindah/datang penduduk (untuk kasus Anda biasa disebut pecak KK).

keduanya bisa Anda tempuh dalam waktu bersamaan atau atau Anda urus satu persatu, tergantung kelengkapan dokumen.

Kalau mengurus akta kelahiran dulu, syaratnya membawa kartu keluarga, akta perkawinan/buku nikah Anda, surat keterangan kelahiran dari dokter/bidan/puskesmas/RS, surat pengantar RT, RW/dusun, desa. Berkas dibawa ke kecamatan untuk input data penduduk baru dan supaya si bayi mendapatkan NIK=nomor induk kependudukan (bukti telah tercatat sebagai penduduk). Di kecamatan, kartu keluarga akan diperbarui. Kalau Anda masih pakai KK ortu, berarti di KK anak Anda akan berstatus cucu. Kemudian berkas dibawa ke Dinas Dukcapil untuk penerbitan akta kelahiran.

Sedangkan untuk membuat KK sendiri, Anda dan istri harus pindah/pecah KK dulu dari KK induk (ortu) dalam waktu bersamaan. Syaratnya surat pengantar RT, RW/dusun, desa, beserta KK dan KTP lama. Anda dan istri akan diberi surat keterangan pindah. Sedangkan KK ortu Anda akan diperbarui. Kemudian saat memasukkan berkas permohonan datang Anda dan istri ke daerah tujuan harap dilakukan bersamaan, dilampiri surat pengantar RT, RW/dusun, desa di daerah tujuan.

Kalau kami menyarankan, agar proses pindah/datang Anda dan istri dapat dilakukan bersamaan dengan permohonan akta kelahiran, sebaiknya urus dulu permohonan pindah. Pada saat mau mengurus proses datang (membuat KK baru), Anda/istri sekalian minta surat pengantar permohonan akta kelahiran dari RT, RW/dusun/desa di tempat baru. Sehingga waktu yang Anda gunakan untuk mengurus dokumen kependudukan bisa lebih efektif.

Seluruh proses pelayanan adminduk gratis asalkan Anda mengurus sendiri. Sebagai informasi tambahan, penerbitan akta kelahiran berasas domisili. Misalnya Anak Anda lahir di Yogyakarta, lalu dia mau didaftarkan sebagai penduduk Bantul mengikuti Anda, maka akta kelahirannya diurus di Dinas Dukcapil Bantul.



Vikryansyah Perdana Saputra, berkata :
Terima kasih atas responnya...
Sangat membantu.

Kebetulan KK dan e-KTP istri masih masuk Kota Yogyakarta, dan besuk akan pindah penduduk menjadi Bantul.

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : TEGALREJO, KOTA YOGYAKARTA
permisi pak /bu saya orang magelang tapi saya tidak pernah pulang ke magelang
karna pertengkaran dengan keluarga
sekitar dari tahun 2010 sampai 2017 sekarang
saya cuma punya FotoCopy KK saja
apakah saya bisa membuat AKTA dan E KTP
karna saya mau menikah
tolong jawabanya terimakasih
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Idealnya, setiap aktivitas anggota keluarga yang berhubungan dengan pelayanan dokumen kependudukan harus atas sepengetahuan/ persetujuan kepala keluarga.Tapi karena masalah yang Anda alami, sepertinya perlu disikapi lain. Di sini, bukan kapasitas kami untuk meminta/ menyarankan Anda menyelesaikan masalah dengan ortu dulu agar tujuan Anda tercapai. Tapi Mari kita lihat, apakah mungkin Anda mengurus dokumen kependudukan tanpa melibatkan orangtua/kepala keluarga.

Pertama mengurus KTP-el, Anda bisa perekaman biometrik dan mendapatakan KTP-el hanya dengan membawa fotokopi kartu keluarga ke Dinas Dukcapil Kota Magelang. Sebenarnya perekaman biometrik dan cetak KTP bisa di Dinas Dukcapil manapun, namun saat ini sistem sedang offline sehingga pelayanan tersebut hanya dapat dilakukan di tempat domisili. Artinya tanpa sepengetahuan keluarga Anda bisa melakukannya.

Kedua mengurus akta kelahiran. Dalam regulasi yang berlaku sampai sekarang, ada ketentuan bahwa salah satu persyaratan penerbitan akta kelahiran adalah akta perkawinan/buku nikah orangtua. Kalau pemohon tidak dapat menunjukkan akta perkawinan/buku nikah ortunya, dapat diganti SPTJM (surat pernyataan tanggung jawab mutlak) kebenaran Data Kelahiran dengan diketahui 2 saksi. Untuk menggunakan SPTJM, penduduk harus dapat membuktikan bahwa tidak ada dokumen apapun yang tersedia yang menerangkan peristiwa kelahiran pemohon dan ybs. wajib bertanggung jawab penuh atas kebenaran SPTJM. Dari proses yang kami jelaskan ini, apakah Anda bisa mengusahakannya tanpa keterlibatan/sepengetahuan ortu?

ketiga, mengurus perkawinan. karena Anda laki-laki, tidak perlu surat izin ortu. Tapi dalam berkas persyaratan Anda harus melampirkan akta kelahiran dan KK asli, serta surat pengantar dari RT RW/dusun, dan desa/kelurahan. Apakah Anda bisa mengusahakan dokumen persyaratan itu tanpa keterlibatan/sepengetahuan ortu?

kalau Anda mau leluasa bertindak sendiri, ada baiknya Anda mengurus pindah domisili dulu. Sebagai informasi, meskipun masih lajang/ belum berkeluarga atau belum punya rumah pribadi, penduduk bisa punya KK sendiri. Atau bisa juga Anda pindah ke domisili baru sesuai alamat yang Anda tinggali sekarang. Mudah-mudahan pertanyaan Anda terjawab.


Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : JETIS, KOTA YOGYAKARTA
Assalamualaikum,
Yang saya ingin tanyakan mengenai pembuatan akta kelahiran bayi (pembuatan kurang dari 60 hari dr bayi lahir), apakah perlu 2 orang saksi? Karena anak saya lahir di Klaten dan saksi itu berasal dari mana (keluarga / tetangga) dan apakah perlu saksi tersebut ikut pada waktu pembuatan akta kelahiran?
Ataukah cukup sengan tanda tangan dan fc ktp?
Mohon pencerahannya,

Terima kasih
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Walaikumsalam. Dalam pencatatan kelahiran di Dinas Dukcapil, masih diperlukan 2 (dua) saksi pelaporan/administrasi. Saksi tersebut bertindak sebagai orang yang ikut mengetahui adanya peristiwa pelaporan tersebut. jadi kedudukan saksi di sini tidak harus orang yang melihat secara langsung peristiwa kelahirannya. Saksi pelaporan bisa anggota keluarga, tetangga, atau pengurus RT/RW di tempat Anda berdomisili. Pada saat mengurus, saksi pelaporan tidak harus datang/hadir, cukup dibuktikan dengan fotokopi KTP-el yang disertakan ke dalam berkas persyaratan lainnya.

Sebagai informasi, sejak 2013 pembuatan akta kelahiran telah berasas domisili. jadi misalnya si bayi lahir di Klaten, lalu mau dicatatkan sebagai penduduk Yogyakarta (karena ikut ortunya), akta kelahiran akan diterbitkan oleh Dinas Dukcapil Yogyakarta dan di akta tertulis tempat lahir di Klaten.


Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : NGAMPILAN, KOTA YOGYAKARTA
cara mencari data penduduk tahun 2012 gimana ya? soalnya data terakhir hanya sampai 2014
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Mohon maaf, kami tidak memiliki. Karena sebelum 2014, data penduduk masih dikelola masing-masing kab/kota dan belum melalui proses konsolidasi secara nasional. Saran kami silakan meminta data tersebut ke Dinas Dukcapil kab/kota yang menjadi lokasi penelitian Anda.

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
Maksimal Halaman (31) : << Prev 1 ... 22 23 24 25 26 27 28 ... 31 Next >>