Pengaduan dan Tanya Jawab Seputar Kependudukan Daerah Istimewa Yogyakarta

Created By :
Biro Tata Pemerintahan Setda DIY
Kompleks Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta, Indonesia
Tlp/Fax. (+62) 274-580818

Referer :

Login Pengguna





Login Kabupaten/Kota
:
:



Statistik User
Jumlah User: 2713
Hari Ini
Login: 1
Daftar: 1
Kemarin Kamis
Login: 2
Daftar: 2
Kemarin Rabu
Login: 5
Daftar: 1
Kemarin Selasa
Login: 5
Daftar: 3
Kemarin Senin
Login: 10
Daftar: 4
Kemarin Minggu
Login: 6
Daftar: 3
Kemarin Sabtu
Login: 6
Daftar: 3
Kemarin Jumat
Login: 14
Daftar: 6



Pekerjaan User
Pelajar/Mahasiswa: 1833
Peneliti/Dosen: 84
ASN/TNI/POLRI: 143
Konsultan/NGO: 41
Perangkat Desa: 114
BUMN/BUMD: 26
Marketing: 31
LBH/Advokad: 3
Wiraswasta: 122
Perbankan: 20

Keperluan User
Akademik: 1430
Laporan Kedinasan: 157
Penelitian/Pengkajian: 481
Data Pembanding: 130
Pemetaan Konsumen: 61
Laporan: 316


Kunjungan Bulan ini
Forum komunikasi petugas registrasi Desa/Kelurahan

GIRITIRTO, berkata :
Pak, kami sudah bisa login Import Basis Data secara Online, tetapi kemudianterdapat keterangan ^Ada Belum Aktif^. Mohon bantuannya. Terima kasih

SIDOKARTO, berkata :
daffazulfa@gmail.com

admin, berkata :
@ Sri Hardono: Pendaftaran secara online harus ditindaklanjuti dengan pangajuan surat permohonan ditandatangani kepala desa. Setelah itu baru akan kami aktifkan. Surat itu tidak perlu Anda bawa ke kantor Biro Tapem tetapi cukup discan lalu kirim ke alamat email rotapemdiy.kependudukan@gmail.com. Nomor kontak kami, 0274-580818.

SRI HARDONO, berkata :
BW DK yang secara online. mohon bantuanya

SRI HARDONO, berkata :
Pak, saya ada kesulitan untuk update BW DK. saya sudah mendftar tapi blm bisa. mohon bantuanya

SRI HARDONO, berkata :
Pak, boleh minta nmr tlp setda diy untuk pendaftaran update laminduk secara online?

admin, berkata :
@ Sidokarto: Yang bisa menormalkan statistik jumlah penduduk adalah Anda sendiri karena itu terjadi kesalahan pada waktu pendefinisian RW atau alamat. Caranya memperbaiki, batalkan semua pendefinisian RW atau alamat lalu ulangi lagi. Pastikan tidak terjadi kesalahan. saran kami pakai pendefinisian RW saja. caranya, RW 1 masukkan dusun A, RW 2 masukkan dusun B, RW 3 masukkan dusun C, dst.RW yang sudah didefinisikan dusunnya akan masuk ke tabel sebelah kanan. Kalau Anda menemukan RW yang kosong jangan didefinisikan/ditentukan dusunnya. Biarkan tanpa dusun.

admin, berkata :
@ Sidokarto: Kami minta alamat email Anda. Akan kami kirimkan file setup_kel yang sudah ada perbaikan nama Desa Sidokarto.

admin, berkata :
@ DESA Genjahan: Itu terjadi karena cara Anda memilih penduduk pemohon menggunakan mouse. Cara yang benar menggunakan keyboard. jadi ketik dulu nama depan atau NIK pemohon. Nanti akan muncul daftar penduduk yang mengandung unsur nama yang Anda ketikkan. Nah,arahkan kursor (blok warna yang menunjukkan posisi yang sedang dipilih) ke nama pemohon yang Anda inginkan dengan memakai anak panah di keyboard, setelah itu tekan tombol Enter. Silakan dicoba. Kalau masih tetap terjadi masalah silakan informasikan ke kami.

SIDOKARTO, berkata :
Tambahan dr Desa Sidokarto hampir semua surat yg akan di cetak masih tertulis alamat SIDOKERTO yang benar SIDOKARTO mohon pembetulan nama... Maturnuwun

<<< Selengkapnya >>>

GPS dan Google Map
Koordinat Kantor Pemerintahan


Forum Tanya Jawab

Ruang bagi Anda untuk bertanya seputar penyelenggaraan adminduk

Formulir Pertanyaan

Silakan login atau daftar untuk mengirim pertanyaan


data ditemukan sekitar 89 pertanyaan.
LOKASI KEJADIAN : KASIHAN, BANTUL
Selamat siang...

Saya ingin menanyakan perihal :
1) Pembuatan akte kelahiran bayi.
Kebetulan tanggal 22 besuk masuk usia 3 bulan. Apa saja syarat yang dibutuhkan untuk proses pembuatannya? Dan harus diurus kemana?
2) Karena KK baik saya maupun istri masih jadi satu dengan KK keluarga masing-masing, setelah Akte anak diatas selesai proses, saya akan membuat KK sendiri (saya, istri dan anak). Bagaimana prosesnya?

Mohon pencerahannya. Terima kasih...
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Selamat malam...

Ada 2 peristiwa administrasi kependudukan yang akan Anda tempuh, yakni pelaporan kelahiran dan pindah/datang penduduk (untuk kasus Anda biasa disebut pecak KK).

keduanya bisa Anda tempuh dalam waktu bersamaan atau atau Anda urus satu persatu, tergantung kelengkapan dokumen.

Kalau mengurus akta kelahiran dulu, syaratnya membawa kartu keluarga, akta perkawinan/buku nikah Anda, surat keterangan kelahiran dari dokter/bidan/puskesmas/RS, surat pengantar RT, RW/dusun, desa. Berkas dibawa ke kecamatan untuk input data penduduk baru dan supaya si bayi mendapatkan NIK=nomor induk kependudukan (bukti telah tercatat sebagai penduduk). Di kecamatan, kartu keluarga akan diperbarui. Kalau Anda masih pakai KK ortu, berarti di KK anak Anda akan berstatus cucu. Kemudian berkas dibawa ke Dinas Dukcapil untuk penerbitan akta kelahiran.

Sedangkan untuk membuat KK sendiri, Anda dan istri harus pindah/pecah KK dulu dari KK induk (ortu) dalam waktu bersamaan. Syaratnya surat pengantar RT, RW/dusun, desa, beserta KK dan KTP lama. Anda dan istri akan diberi surat keterangan pindah. Sedangkan KK ortu Anda akan diperbarui. Kemudian saat memasukkan berkas permohonan datang Anda dan istri ke daerah tujuan harap dilakukan bersamaan, dilampiri surat pengantar RT, RW/dusun, desa di daerah tujuan.

Kalau kami menyarankan, agar proses pindah/datang Anda dan istri dapat dilakukan bersamaan dengan permohonan akta kelahiran, sebaiknya urus dulu permohonan pindah. Pada saat mau mengurus proses datang (membuat KK baru), Anda/istri sekalian minta surat pengantar permohonan akta kelahiran dari RT, RW/dusun/desa di tempat baru. Sehingga waktu yang Anda gunakan untuk mengurus dokumen kependudukan bisa lebih efektif.

Seluruh proses pelayanan adminduk gratis asalkan Anda mengurus sendiri. Sebagai informasi tambahan, penerbitan akta kelahiran berasas domisili. Misalnya Anak Anda lahir di Yogyakarta, lalu dia mau didaftarkan sebagai penduduk Bantul mengikuti Anda, maka akta kelahirannya diurus di Dinas Dukcapil Bantul.



Vikryansyah Perdana Saputra, berkata :
Terima kasih atas responnya...
Sangat membantu.

Kebetulan KK dan e-KTP istri masih masuk Kota Yogyakarta, dan besuk akan pindah penduduk menjadi Bantul.

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : TEGALREJO, KOTA YOGYAKARTA
permisi pak /bu saya orang magelang tapi saya tidak pernah pulang ke magelang
karna pertengkaran dengan keluarga
sekitar dari tahun 2010 sampai 2017 sekarang
saya cuma punya FotoCopy KK saja
apakah saya bisa membuat AKTA dan E KTP
karna saya mau menikah
tolong jawabanya terimakasih
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Idealnya, setiap aktivitas anggota keluarga yang berhubungan dengan pelayanan dokumen kependudukan harus atas sepengetahuan/ persetujuan kepala keluarga.Tapi karena masalah yang Anda alami, sepertinya perlu disikapi lain. Di sini, bukan kapasitas kami untuk meminta/ menyarankan Anda menyelesaikan masalah dengan ortu dulu agar tujuan Anda tercapai. Tapi Mari kita lihat, apakah mungkin Anda mengurus dokumen kependudukan tanpa melibatkan orangtua/kepala keluarga.

Pertama mengurus KTP-el, Anda bisa perekaman biometrik dan mendapatakan KTP-el hanya dengan membawa fotokopi kartu keluarga ke Dinas Dukcapil Kota Magelang. Sebenarnya perekaman biometrik dan cetak KTP bisa di Dinas Dukcapil manapun, namun saat ini sistem sedang offline sehingga pelayanan tersebut hanya dapat dilakukan di tempat domisili. Artinya tanpa sepengetahuan keluarga Anda bisa melakukannya.

Kedua mengurus akta kelahiran. Dalam regulasi yang berlaku sampai sekarang, ada ketentuan bahwa salah satu persyaratan penerbitan akta kelahiran adalah akta perkawinan/buku nikah orangtua. Kalau pemohon tidak dapat menunjukkan akta perkawinan/buku nikah ortunya, dapat diganti SPTJM (surat pernyataan tanggung jawab mutlak) kebenaran Data Kelahiran dengan diketahui 2 saksi. Untuk menggunakan SPTJM, penduduk harus dapat membuktikan bahwa tidak ada dokumen apapun yang tersedia yang menerangkan peristiwa kelahiran pemohon dan ybs. wajib bertanggung jawab penuh atas kebenaran SPTJM. Dari proses yang kami jelaskan ini, apakah Anda bisa mengusahakannya tanpa keterlibatan/sepengetahuan ortu?

ketiga, mengurus perkawinan. karena Anda laki-laki, tidak perlu surat izin ortu. Tapi dalam berkas persyaratan Anda harus melampirkan akta kelahiran dan KK asli, serta surat pengantar dari RT RW/dusun, dan desa/kelurahan. Apakah Anda bisa mengusahakan dokumen persyaratan itu tanpa keterlibatan/sepengetahuan ortu?

kalau Anda mau leluasa bertindak sendiri, ada baiknya Anda mengurus pindah domisili dulu. Sebagai informasi, meskipun masih lajang/ belum berkeluarga atau belum punya rumah pribadi, penduduk bisa punya KK sendiri. Atau bisa juga Anda pindah ke domisili baru sesuai alamat yang Anda tinggali sekarang. Mudah-mudahan pertanyaan Anda terjawab.


Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : JETIS, KOTA YOGYAKARTA
Assalamualaikum,
Yang saya ingin tanyakan mengenai pembuatan akta kelahiran bayi (pembuatan kurang dari 60 hari dr bayi lahir), apakah perlu 2 orang saksi? Karena anak saya lahir di Klaten dan saksi itu berasal dari mana (keluarga / tetangga) dan apakah perlu saksi tersebut ikut pada waktu pembuatan akta kelahiran?
Ataukah cukup sengan tanda tangan dan fc ktp?
Mohon pencerahannya,

Terima kasih
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Walaikumsalam. Dalam pencatatan kelahiran di Dinas Dukcapil, masih diperlukan 2 (dua) saksi pelaporan/administrasi. Saksi tersebut bertindak sebagai orang yang ikut mengetahui adanya peristiwa pelaporan tersebut. jadi kedudukan saksi di sini tidak harus orang yang melihat secara langsung peristiwa kelahirannya. Saksi pelaporan bisa anggota keluarga, tetangga, atau pengurus RT/RW di tempat Anda berdomisili. Pada saat mengurus, saksi pelaporan tidak harus datang/hadir, cukup dibuktikan dengan fotokopi KTP-el yang disertakan ke dalam berkas persyaratan lainnya.

Sebagai informasi, sejak 2013 pembuatan akta kelahiran telah berasas domisili. jadi misalnya si bayi lahir di Klaten, lalu mau dicatatkan sebagai penduduk Yogyakarta (karena ikut ortunya), akta kelahiran akan diterbitkan oleh Dinas Dukcapil Yogyakarta dan di akta tertulis tempat lahir di Klaten.


Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : NGAMPILAN, KOTA YOGYAKARTA
cara mencari data penduduk tahun 2012 gimana ya? soalnya data terakhir hanya sampai 2014
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Mohon maaf, kami tidak memiliki. Karena sebelum 2014, data penduduk masih dikelola masing-masing kab/kota dan belum melalui proses konsolidasi secara nasional. Saran kami silakan meminta data tersebut ke Dinas Dukcapil kab/kota yang menjadi lokasi penelitian Anda.

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : KASIHAN, BANTUL
Saya mau tanya... Apakah E-KTP saya sudah jadi atau belum. Saya sudah memperbarui sejak September 2016 lalu.
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Berdasarkan log (rekam jejak pencetakan KT-el) di database kependudukan Dinas Dukcapil Bantul, KTP-el Anda belum dicetak. Sebagai informasi, blangko TP-el baru tersedia lagi dalam jumlah terbatas pada April 2017. KTP-el yang dicetak tidak diberikan kepada pemohon berdasarkan urutan permohonan pada waktu blangko KTP-el belum tersedia, tetapi diberikan berdasarkan urutan pengajuan setelah April 2017 (sejak blangko tersedia). Kebijakan ini dilakukan agar KTP-el yang dicetak benar-benar diterima si pemohon yang datang langsung ke kecamatan atau dinas. Karena penyerahan KTP-el harus disertai proses aktivasi sehingga hanya pemiliknya yang bisa mengambil. Jadi, saat ini blangko masih tersedia dan silakan Anda datang kembali ke dinas untuk mengajukan permohonan pencetakan KTP-el. Cukup membawa fotokopi KK dan Surat keterangan Pengganti KTP-el yang pernah diberikan petugas kepada Anda.

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : KASIHAN, BANTUL
Amat sangat mempersulit karena kk diperlukan untuk pendaftaran sekolah yg menggunakan sistem rayonisasi.
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Menentukan domisili (dipahami sebagai tempat tinggal penduduk yang dibuktikan dengan pencantuman alamat di KTP dan KK) disuatu daerah adalah hak penduduk. Dimanapun seseorang tersebut ingin berdomisili, Dinas Dukcapil wajib melayani permohonan KTP dan KK sepanjang syarat terpenuhi. Bahkan regulasi adminduk mendorong agar penduduk yang berdomisili di daerah baru lebih dari 1 tahun diwajibkan mengurus kepindahan (lihat pasal 15 UU 23 Tahun 2006 tentang Adminduk). Dalam memberikan Pelayanan adminduk terkait domisili, Dinas Dukcapil tidak mempertimbangkan apakah rumah yang ditinggali si penduduk itu adalah milik orang lain (hanya kontrak/kos/numpang) atau milik sendiri. Yang harus digarisbawahi, selama pemilik rumah mengizinkan si penduduk tersebut tinggal di rumahnya lebih dari satu tahun dan membolehkan alamat rumahnya digunakan sebagai alamat domisili si penduduk,Dinas Dukcapil tetap dapat memproses permohonan KTP dan KK.

Namun sebagian besar pelayanan adminduk tidak bisa dipisahkan dari dimensi sosial (sampai saat ini). Hal ini dapat dilihat dari masih berlakunya surat pengantar RT, RW/dukuh, dan desa/kelurahan sebelum Dinas Dukcapil menerbitkan dokumen kependudukan (KTP, KK, dan akta-akta). Karena menurut pandangan adminduk, merekalah yang lebih mengetahui kebenaran atas peristiwa kependudukan (pindah dan datang penduduk) dan perstiwa penting (kelahiran, kematian, dan perkawinan) yang dialami penduduknya. Kalaupun mereka belum tahu kejadian yang dialami penduduk, mereka perlu mengetahui. Karena mereka dituntut untuk ikut bertanggung jawab atas masalah yang dialami penduduknya.

Tetapi tidak dibenarkan juga bila mereka menghambat hak penduduk untuk memperoleh dokumen kependudukan yang dilatarbelakangi sentimen pribadi/golongan dan masalah lain yang bersifat subyektif.

Terhadap kejadian yang Anda alami, kami menyarankan Anda untuk meminta solusi dan mediasi kepada Ketua RW atau tokoh masyarakat setempat. Dengan keterlibatan pihak lain, diharapkan Anda dan ketua RT bisa mendudukkan persoalan secara obyektif. Sepanjang Anda menjamin akan berdomisili di wilayah tersebut selama lebih dari 1 tahun dan pemilik rumah/lahan mengizinkan rumahnya sebagai alamat domisili Anda, permohonan KTP dan KK Anda layak diproses.



Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : KASIHAN, KOTA YOGYAKARTA
Saya ingin melakukan wawancara seputar haji dan umroh wilayah kota yogyakarta lembaga yang harus saya datangi kanwil kementrian agama diy atau kemenag diy? Dan hari kerja serta jam operasional kantor tersebu berapa? Saya ingin menghubungi lewat page. Tapi web sedang bermasalah. Maka dr itu sya bertanya disini. Karena saya bukan org asli yogya, dan saya pun bingung.
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Untuk topik itu Anda bisa mewawancarai pejabat Kanwil Kemenag Provinsi DIY atau Kantor Kementerian Agama Yogyakarta. Website dan nomor kontak instansi tersebut bisa Anda peroleh di pencarian google. Website Kanwil Kemenag Provinsi DIY dan nomor teleponnya aktif. Tentu saja untuk wawancara Anda perlu mengajukan surat permohonan. Mengenai jam operasional Kanwil Kemenag Provinsi DIY, silakan menghubungi lewat telepon instansi tersebut agar informasi yang Anda peroleh akurat.

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : GAMPING, SLEMAN
akta kelahiran anak saya setelah di check secara online untuk urusan di perbankan ternyata nomor akte dengan nama tidak sama. Mohon pentunjuk cara pengurusannya untuk koreksi.
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Maaf, kami masih kurang paham atas pertanyaan Anda mengenai nomor akta dengan nama tidak sama. Mohon penjelasan lebih detail. Apakah yang Anda maksud adalah perbedaan penulisan nama di akta kelahiran dengan di kartu keluarga? Kalau yang dimaksud seperti itu, yang dianggap benar adalah nama di akta kelahiran sehingga nama di kartu keluarga harus diubah. Caranya, datang ke kecamatan dengan membawa bukti akta kelahiran disertai surat pengantar dari RT RW/Dukuh, dan desa untuk dilakukan perbaikan sekaligus meminta penggantian kartu keluarga yang baru.

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : BANGUNTAPAN, BANTUL
Selamat siang..saya warga banguntapan.ingin menanyakan kapan e-KTP kami jadi sedangkan kami cek NIK sudah terdaftar didisduk capil..sedangan dibeberapa perusahaan tidak berlakunya suket....banyak dari warga yang sudah berbulan bulan rekam data tapi belum jadi e-ktp.lalu kami harus bagaimana ???sedangkan kegunaan e-KTP sangat mendesak
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Setiap kali mendapatkan pertanyaan seperti ini, berat bagi kami untuk menjawab karena kewenangan kami dalam hal ini sangat terbatas. Ada puluhan ribu penduduk di DIY dan mungkin jutaan penduduk se-Indonesia yang belum mendapatkan KTP, sekalipun mereka sudah perekaman biometrik. Daerah (Dinas Dukcapil Kabupaten/kota) hanya sebagai pelaksana proses perekaman dan pencetakan KTP-el. Tetapi penyediaan blangko KTP-el dan pengelolaan sistem informasinya, serta seluruh produk kebijakan adminduk secara nasional adalah kewenangan Ditjen Dukcapil Kemendagri.

Kondisi saat ini, blangko tersedia (meskipun jumlahnya terbatas) di Dinas Dukcapil tetapi hanya dapat digunakan untuk mencetak KTP-el untuk penduduk yang telah perekaman biometrik sebelum Oktober 2016. Sedangkan penduduk yang perekaman November 2016 sampai sekarang tidak dapat dicetakkan KTP-nya karena biometrik mereka belum dapat ditunggalkan di database nasional sebagai akibat dari matinya jaringan pengiriman data KTP dari daerah ke Pusat sedang offline/mati. Mengenai kapan jaringan pengiriman data KTP berfungsi lagi, kami pun belum mendapatkan kepastian dari Kemendagri.

Penunggalan adalah proses verifikasi dan validasi untuk memastikan bahwa biometrik tersebut hanya dimiliki oleh satu orang dengan NIK tertentu. Setelah biometrik milik penduduk dinyatakan tunggal, KTP-el baru bisa dicetak di daerah.

Terhadap Anda dan penduduk lain yang telah perekaman namun belum menerima KTP-el, untuk sementara Dinas Dukcapil memberikan surat keterangan (Suket) pengganti KTP-el yang fungsinya sama seperti KTP, yakni sebagai bukti sah identitas diri penduduk dan dapat digunakan untuk mengurus seluruh pelayanan publik. Masa berlaku Suket adalah 6 bulan dan dapat diperpanjang bila KTP-el masih belum tercetak.

Kami memang sering mendengar adanya beberapa lembaga atau perusahaan yang belum mau menerima Suket sebagai pengganti KTP-el. Terhadap masalah tersebut, kami telah berupaya untuk menjelaskannya kepada lembaga/instansi/perusahaan penyedia layanan publik dalam forum resmi dan informal atau di berbagai sosialisasi adminduk. Selain itu keabsahan bukti identitas seseorang tidak hanya ditentukan oleh keberadaan KTP-el, tetapi didukung oleh bukti lain seperti Kartu keluarga, akta kelahiran, dan dokumen kependudukan lainnya. Bahkan di beberapa daerah, termasuk di DIY, tersedia fasilitas online (disediakan resmi oleh pemda) untuk memverifikasi kebenaran NIK dan No. KK penduduk. Demikian penjelasan kami dan semoga Anda dapat ikut membantu kami menjelaskan secara tepat kepada masyarakat mengenai masalah pencetakan KTP-el.


Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : UMBULHARJO, KOTA YOGYAKARTA
Apa saja syarat untuk pengurusan akte kelahiran telat? Domisili saya di umbulharjo kota yogyakarta sedangkan domisili ibu/bapak saya di kulonprogo tolong jelaskan alur pengurusannya dan syarat2nya . trimakasih
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Prosedur dan syarat pengurusan akta kelahiran tidak terlambat maupun terlambat adalah sama. Hanya saja, untuk yang terlambat dikenakan denda administrasi. kalau tidak terlambat (kurang dari 60 hari sejak tanggal kelahiran), gratis. Prosedur dan syarat akan berbeda untuk pengurusan akta kelahiran bagi bayi baru lahir dan bagi orang yang telah terdaftar sebagai penduduk. Karena sebelum seseorang bisa mendapatkan akta kelahiran, dia harus terdaftar dulu sebagai penduduk (dibuktikan dengan kepemilikan NIK dan tercantum di kartu keluarga).

Bayi baru lahir tidak bisa dibuatkan akta kelahiran sebelum orangtuanya menguruskan status kependudukannya. Untuk itu orangtuanya harus ke kecamatan dengan membawa berkas persyaratan seperti pengantar RT dan RW/dukuh, surat keterangan kelahiran dari kelurahan, akta perkawinan/Buku Nikah, kartu keluarga, fotokopi KTP orangtua, fotokopi KTP dua saksi pelaporan kelahiran, dan surat keterangan kelahiran dari bidan/RS/puskesmas. Setelah berkas dinyatakan lengkap, operator kecamatan akan mencatatkan biodata si bayi ke database kependudukan dan si bayi sah menjadi penduduk dengan bukti NIK serta tercantum di KK. Kemudian berkas permohonan dilanjutkan ke Dinas Dukcapil untuk proses pembuatan akta kelahiran.

Beda hal kalau yang membuat akta kelahiran adalah Anda atau orang lain yang telah terdaftar sebagai penduduk. Maka Anda harus membawa berkas persyaratan seperti surat pengantar RT dan RW/dukuh, surat keterangan kelahiran dari kelurahan/desa, KK, KTP (kalau sudah punya), fotokopi Buku Nikah/Akta perkawinan orangtua, fotokopi KTP saksi pelaporan, dan surat keterangan kelahiran dari bidan/puskesmas/RS. Seluruh berkas tersebut dibawa ke Dinas Dukcapil dan bila dinyatakan lengkap akan diterbitkan akta kelahiran bagi ybs.

Sebagai informasi, sejak tahun 2014 pencatatan kelahiran menganut asas domisili. Artinya akta kelahiran dibuat di Dinas Dukcapil tempat penduduk berdomisili, bukan di daerah pada waktu dilahirkan. Misalnya si penduduk lahir di Kulon Progo tapi dia terdaftar sebagai penduduk Yogyakarta, maka akta kelahirannya diurus di Dinas Dukcapil Yogyakarta.


Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : JETIS, KOTA YOGYAKARTA
Pada saat saya mendaftar BPJS online, di isian alamat sesuai KTP/KK saya menemukan bahwa data BPJS yang terkoneksi dengan DUKCAPIL memperlihatkan bahwa ada perbedaan RW. Seharusnya RW yang tertera adalah RW 09 dan bukan RW 40. Saya tidak tahu apakah ini kekeliruan dari input DUKCAPIL atau bagaimana, yang pasti apakah hal ini bisa diperbaiki? supaya data saya antara fisik (kartu KK) dengan online di DUKCAPIL atau BPJS sama. Mohon bantuannya.
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Setelah kami cek, di database Dukcapil Kota Yogyakarta dan di database kependudukan nasional, alamat Anda di RT 40 RW 09. Itu artinya sama dengan No RT dan RW yang ada di KK Anda. Memang benar bahwa aplikasi pendataran BPJS Kesehatan online memanfaatkan database kependudukan nasional yang dikelola oleh Ditjen Dukcapil Kemendagri. Tetapi bisa jadi pada saat aplikasi BPJS menarik dan menampilkan data penduduk dari database Kemendagri, kolom RW justru diisi nomor RT. Maka kami menyarankan Anda untuk mengkonfirmasi kepada pihak BPJS Kesehatan (lewat call center atau datang ke kantor pelayanannya) mengenai masalah tersebut.

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : MLATI, SLEMAN
Mohon maaf sy mw bertanya Bapak, NIK sy (number) dng no kk= (number)...sy baru saja perekaman data (foto, sidik jari, retina dll) baru th 2017 ini (pindah domisili), sedangkan istri sy perekaman tahun 2013, namun pindah domisili 2017 ini dan baru mengurus ektp bulan mei ini di kantor kecamatan Sleman (KK domisili baru sdh ditrima th 2016)...yg mw sy tanyakan:
1. kenapa istri sy bs langsung cetak e ktp sedangkan data saya tidak ditemukan?? padahal sdh sy cek NIK sy via website dukcapil data saya ada dan valid
2. Apakah sy gagal rekam biometrik?bagaimana solusinya?

Trimakasih, smoga Bapak selalu mendapat limpahan rahmat dari Nya..Amien
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Terkait pencetakan KTP-el, Anda dan istri ada perlakuan berbeda. Istri Anda mendapatakan KTP-el di domisili baru karena di domisili sebelumnya telah perekaman biometrik dan hasil perekaman tersimpan di database Pusat. Saat mau mencetakkan KTP-el istri Anda, petugas Dinas Dukcapil Sleman tinggal mengambil/menarik hasil perekaman dari database KTP nasional.

Sedangkan Anda baru perekaman pada tahun 2017 sehingga datanya belum ditunggalkan di database Pusat. Sebagai informasi, penduduk yang perekaman biometrik sejak November 2016 sampai sekarang belum dapat dicetakkan KTP-el karena jaringan untuk penunggalan biometrik di tingkat Pusat sedang tidak berfungsi/offline. Padahal KTP-el hanya bisa dicetak bagi penduduk yang biometriknya dinyatakan tunggal. Kondisi itu terjadi di seluruh daerah se-Indonesia. Kapan proses penunggalan bisa berfungsi kembali, kami tidak dapat menjawab karena proses perbaikan jaringan menjadi ranah Ditjen Dukcapil Kemendagri. Dinas Dukcapil di daerah hanya sebagai instansi pelaksana.

Penduduk yang perekamannya gagal atau tidak hanya dapat diketahui setelah datanya terkirim ke database Pusat untuk proses verifikasi atau validasi. Jadi selama jaringan untuk penunggalan sedang offline, hasil perekaman untuk sementara mengendap di database tampungan di Dinas Dukcapil dengan status terekam (netral=tidak berhasil, tidak pula gagal). Terhadap Anda dan penduduk lain yang telah perekaman namun belum menerima KTP-el, untuk sementara Dinas Dukcapil memberikan surat keterangan (Suket) pengganti KTP-el yang fungsinya sama seperti KTP, yakni sebagai bukti sah identitas diri penduduk dan dapat digunakan untuk mengurus seluruh pelayanan publik. Masa berlaku Suket adalah 6 bulan dan dapat diperpanjang bila KTP-el masih belum tercetak.

Meskipun KTP-el Anda belum dapat dicetak, status Anda tetap dinyatakan sebagai penduduk Sleman dan tercatat di database kependudukan Sleman, dibuktikan dengan kepemilikan kartu keluarga dan Suket. Saat dicek di web ini pun, NIK Anda bisa muncul. Mudah-mudahan pertanyaan Anda terjawab.



wisuda alfarobie, berkata :
Baik pak, trimakasih atas jawabannya..smoga segera ONLINE, amien
Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : BANGUNTAPAN, BANTUL
Apakah sampai saat ini disdukcapil Kab. Bantul belum bisa melayani cetak ektp?
saya hanya menerima suket yang katanya sama fungsinya seperti ektp.
tetapi kenyataan diperusahaan tersebut tidak menerima ktp resi atau suket tersebut.
bagaimana saya bisa mendapatkan info mengenai cetak ektp apabila blanko kedepan sudah tersedia?
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Blangko KTP-el di Dinas Ducakpil Bantul sudah tersedia sejak 13 April 2017 dan dapat digunakan untuk mencetakkan KTP-el bagi penduduk yang telah perekaman sebelum November 2016. Sedangkan untuk perekaman setelah November 2016 sampai sekarang belum dapat diberikan KTP-el sekalipun blangko tersedia karena proses penunggalan biometrik di Pusat (kemendagri) masih off. Terhadap penduduk yang telah perekaman namun belum bisa dicetakkan KTP-el, diberikan surat keterangan yang berfungsi sebagai bukti identitas diri dan untuk mengurus seluruh pelayanan publik. Sebagian besar lembaga telah memahami penggunaan Surat keterangan pengganti KTP-el dan masih ada pula sejumlah kecil lembaga yang belum mengetahui kebijakan tersebut. Perusahaan/lembaga yang tidak/belum menerima keberadaan surat keterangan dimohon agar menghubungi Dinas Dukcapil setempat untuk mendapatkan penjelasan secara komprehensif. Kemudian mengenai perkembangan pencetakan KTP-el Anda, dari catatan di database Dinas Dukcapil Bantul, KTP-el Anda telah dicetak pada 9 Mei 2017. Silakan datang ke Dinas Dukcapil Bantul untuk menanyakan keberadaan KTP-el Anda.

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : DEPOK, SLEMAN
Apakah mengurus suratketerangan pindah bisa diwakilkan?
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Bisa diwakilkan jika pemohon memang tidak dapat mengurus sendiri . Orang yang mewakili harus membawa/melampirkan surat kuasa sebagai bukti bahwa dia diberi kewenangan oleh pemohon untuk bertindak mewakili pemohon pada saat mengurus surat keterangan pindah.

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
LOKASI KEJADIAN : DEPOK, BANTUL
Saya diminta untuk mengumpulkan fotocopy guna melihat "nomor" akta saya karena untuk mengurus akta kelahiran yg hilang. Namun, saya tidak punya fotocopy akta kelahiran saya. Saya harus mencari dimana nomor itu?
Ditanyakan oleh:



Jawaban :
Untuk mengetahui nomor akta kelahiran selain dari dokumennya, Anda dapat mendatangi/menanyakan ke Dinas Dukcapil yang menerbitkan akta tersebut. Petugas akan membantu untuk mencarikan nomor akta Kelahiran Anda.

Silakan login atau daftar untuk mengirim komentar anda
Maksimal Halaman (6) : 1 2 3 4 ... 6 Next >>