Mendagri Tetap Yakin Stok Blanko e-KTP Cukup, Sebut Daerah Tak Proaktif

Created By :
Biro Tata Pemerintahan Setda DIY
Kompleks Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta, Indonesia
Tlp/Fax. (+62) 274-580818

Referer :

Login Pengguna





Login Kabupaten/Kota
:
:



Statistik User
Jumlah User: 4118
Hari Ini
Login: 16
Daftar: 12
Kemarin Rabu
Login: 18
Daftar: 13
Kemarin Selasa
Login: 14
Daftar: 12
Kemarin Senin
Login: 20
Daftar: 13
Kemarin Minggu
Login: 12
Daftar: 6
Kemarin Sabtu
Login: 15
Daftar: 7
Kemarin Jumat
Login: 30
Daftar: 14
Kemarin Kamis
Login: 21
Daftar: 10



Pekerjaan User
Pelajar/Mahasiswa: 2482
Peneliti/Dosen: 132
ASN/TNI/POLRI: 224
Konsultan/NGO: 57
Perangkat Desa: 165
BUMN/BUMD: 39
Marketing: 59
LBH/Advokad: 6
Wiraswasta: 295
Perbankan: 35

Keperluan User
Akademik: 1797
Laporan Kedinasan: 238
Penelitian/Pengkajian: 738
Data Pembanding: 251
Pemetaan Konsumen: 92
Laporan: 800


Kunjungan Bulan ini
Forum komunikasi petugas registrasi Desa/Kelurahan

Desa Hargotirto, berkata :
@sendangagung: silahkan scroll ke bawah bawah, sudah pernah di bahas di forum ini.

sendangagung, berkata :
mohon bantuan cara update database secara online

admin, berkata :
@ Karangsari: Iya

Karangsari Semin, berkata :
@admin : Kalau mau download harus daftar dl ya pak admin

admin, berkata :
@ GIRISEKAR: Problem sudah teratasi di Update 17102017. Silakan download di web kependudukan.jogjaprov.go.id, menu Laminduk

admin, berkata :
@ Desa Hargotirto: Perbaikan BIP dan pencantuman No KK di Submenu Pencarian Penduduk.

Desa Hargotirto, berkata :
@admin: mohon di jelaskan isntalasi update aplikasi tanggal 17 Oktober 2017, matur nuwun

Desa Hargotirto, berkata :
@ AGUS SUYATNO, kami kirim contoh ke alamat email njenengan, semoga manfaat.

AGUS SUYATNO, berkata :
mohon diberukan contoh PERMOHONAN IMPORT BASIS DATA PENDUDUK

GIRISEKAR, berkata :
saya mengalamai kendala buku induk penduduk banyak yang dobel. adakah desa lain yang mengalami??? mohon bimbingannya

<<< Selengkapnya >>>

GPS dan Google Map
Koordinat Kantor Pemerintahan


Mengagumkan


Mendagri Tetap Yakin Stok Blanko e-KTP Cukup, Sebut Daerah Tak Proaktif

Jakarta- Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan ada sebanyak 20 juta orang belum rekam kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Ia menyayangkan hal tersebut, sebab e-KTP menjadi dokumen wajib untuk membuat dokumen lainnya.

"Masih 20 juta yang belum mau rekam datanya padahal kan menyangkut orang mau bikin kartu BPJS, cari kerja, bikin paspor harus punya KTP," kata Tjahjo di Kemenko Polhukam, Jl. Medan Merdeka Barat 15, Jakarta Pusat, Kamis (25/8/2016).

Persoalan masih banyaknya orang yang belum membuat e-KTP dikatakan Tjahjo bukan karena blanko e-KTP yang terbatas. Ia kembali mengatakan bahwa blanko e-KTP masih cukup. Ia hanya meminta petugas proaktif meminta blanko bilamana memang kosong.

Persoalan banyaknya orang yang belum rekam e-KTP dikarenakan orang tersebut belum mengurus e-KTP. Ia menyadari bahwa ada juga masyarakat yang terkendala waktu untuk mengurus e-KTP. Atas dasar itu, ia berpikir untuk mendorong petugas untuk jemput bola datang ke rumah masyarakat.

"Harusnya kan jemput bola bawa motor datangi di pantai di desa. Orang kan susah kalau yang kerja harian dia menyisihkan waktu 2 sampai 3 jam," ujar Tjahjo.

Ia menambahkan, sebetulnya bukan hanya rekam e-KTP yang masih belum dilakukan. Pembuatan akta kelahiran pun masih banyak belum melakukan. Namun menurutnya hal itu memang harus berjalan secara bertahap.

"Harus bertahap lah. Cukup 2 orang naik motor bawa alat rekam door to door bisa kok sekaligus dengan akta kelahiran. 256 juta (penduduk), baru 60 persen yang punya akte kelahiran," katanya.

(Sumber berita dan foto: detik.com)





Silahkan login atau daftar untuk mengirim komentar anda

Komentar

Tidak ada komentar