Sistem Pengajuan Akta Online, Akan Diuji Coba

Created By :
Biro Tata Pemerintahan Setda DIY
Kompleks Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta, Indonesia
Tlp/Fax. (+62) 274-580818

Referer :

Login Pengguna





Login Kabupaten/Kota
:
:



Statistik User
Jumlah User: 2714
Hari Ini
Login: 0
Daftar: 0
Kemarin Minggu
Login: 0
Daftar: 0
Kemarin Sabtu
Login: 1
Daftar: 0
Kemarin Jumat
Login: 2
Daftar: 2
Kemarin Kamis
Login: 2
Daftar: 2
Kemarin Rabu
Login: 4
Daftar: 1
Kemarin Selasa
Login: 5
Daftar: 3
Kemarin Senin
Login: 10
Daftar: 4



Pekerjaan User
Pelajar/Mahasiswa: 1833
Peneliti/Dosen: 85
ASN/TNI/POLRI: 143
Konsultan/NGO: 41
Perangkat Desa: 114
BUMN/BUMD: 26
Marketing: 31
LBH/Advokad: 3
Wiraswasta: 122
Perbankan: 20

Keperluan User
Akademik: 1430
Laporan Kedinasan: 157
Penelitian/Pengkajian: 482
Data Pembanding: 130
Pemetaan Konsumen: 61
Laporan: 316


Kunjungan Bulan ini
Forum komunikasi petugas registrasi Desa/Kelurahan

GIRITIRTO, berkata :
Pak, kami sudah bisa login Import Basis Data secara Online, tetapi kemudianterdapat keterangan ^Ada Belum Aktif^. Mohon bantuannya. Terima kasih

SIDOKARTO, berkata :
daffazulfa@gmail.com

admin, berkata :
@ Sri Hardono: Pendaftaran secara online harus ditindaklanjuti dengan pangajuan surat permohonan ditandatangani kepala desa. Setelah itu baru akan kami aktifkan. Surat itu tidak perlu Anda bawa ke kantor Biro Tapem tetapi cukup discan lalu kirim ke alamat email rotapemdiy.kependudukan@gmail.com. Nomor kontak kami, 0274-580818.

SRI HARDONO, berkata :
BW DK yang secara online. mohon bantuanya

SRI HARDONO, berkata :
Pak, saya ada kesulitan untuk update BW DK. saya sudah mendftar tapi blm bisa. mohon bantuanya

SRI HARDONO, berkata :
Pak, boleh minta nmr tlp setda diy untuk pendaftaran update laminduk secara online?

admin, berkata :
@ Sidokarto: Yang bisa menormalkan statistik jumlah penduduk adalah Anda sendiri karena itu terjadi kesalahan pada waktu pendefinisian RW atau alamat. Caranya memperbaiki, batalkan semua pendefinisian RW atau alamat lalu ulangi lagi. Pastikan tidak terjadi kesalahan. saran kami pakai pendefinisian RW saja. caranya, RW 1 masukkan dusun A, RW 2 masukkan dusun B, RW 3 masukkan dusun C, dst.RW yang sudah didefinisikan dusunnya akan masuk ke tabel sebelah kanan. Kalau Anda menemukan RW yang kosong jangan didefinisikan/ditentukan dusunnya. Biarkan tanpa dusun.

admin, berkata :
@ Sidokarto: Kami minta alamat email Anda. Akan kami kirimkan file setup_kel yang sudah ada perbaikan nama Desa Sidokarto.

admin, berkata :
@ DESA Genjahan: Itu terjadi karena cara Anda memilih penduduk pemohon menggunakan mouse. Cara yang benar menggunakan keyboard. jadi ketik dulu nama depan atau NIK pemohon. Nanti akan muncul daftar penduduk yang mengandung unsur nama yang Anda ketikkan. Nah,arahkan kursor (blok warna yang menunjukkan posisi yang sedang dipilih) ke nama pemohon yang Anda inginkan dengan memakai anak panah di keyboard, setelah itu tekan tombol Enter. Silakan dicoba. Kalau masih tetap terjadi masalah silakan informasikan ke kami.

SIDOKARTO, berkata :
Tambahan dr Desa Sidokarto hampir semua surat yg akan di cetak masih tertulis alamat SIDOKERTO yang benar SIDOKARTO mohon pembetulan nama... Maturnuwun

<<< Selengkapnya >>>

GPS dan Google Map
Koordinat Kantor Pemerintahan


Mengagumkan


Sistem Pengajuan Akta Online, Akan Diuji Coba

YOGYA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kota Yogyakarta bakal segera melakukan ujicoba aplikasi permohonan akta secara online. Namun proses sosialisasi akan digencarkan terlebih dahulu supaya masyarakat semakin familiar.

Menurut Kepala Dindukcapil Kota Yogyakarta, Sisruwadi, pihaknya masih melakukan penyempurnaan aplikasi pengajuan akta secara online.

"Tidak lama lagi kami akan datangi tiap kelurahan untuk sosialisasi. Aplikasinya sudah siap, tinggal penyempurnaan sedikit," ungkapnya, Selasa (4/8/2015).

Tahapan sosialisasi sekaligus ujicoba akan dilakukan hingga akhir tahun. Selama proses tersebut, berbagai persoalan yang timbul bakal segera dievaluasi. Sehingga mulai awal tahun 2016, pengajuan akta online sudah dapat diberlakukan secara menyeluruh.

Sisruwadi menambahkan, pihaknya juga menggandeng RS Jogja sebagai mitra untuk mendata setiap kelahiran. Petugas khusus sudah disiapkan, sehingga jika ada warga penduduk Kota Yogyakarta yang melahirkan di RS Jogja dapat langsung mengajukan permohonan akta di rumah sakit tersebut.

"Sementara baru RS Jogja dulu, tidak menutup kemungkinan bagi rumah sakit lain. Aplikasi di RS Jogja dengan yang ada di Dindukcapil juga masih kami koneksikan," imbuhnya.

Melalui sistem online, maka orang tua tidak perlu harus bolak-balik serta mengantre di kantor Dindukcapil Kota Yogyakarta untuk keperluan akta. Namun cukup mendaftar melalui aplikasi berbasis internet, kemudian menunggu konfirmasi dari petugas. Jika sudah dinyatakan lengkap, maka tinggal mengambil akta di kantor Dindukcapil beserta membawa berkas yang diminta.

Ditargetkan dalam waktu empat hari, akta kelahiran sudah bisa diterbitkan. Kepemilikan akta di Kota Yogyakarta terbilang tinggi hingga 80 persen dari total penduduk. Tahun lalu, Dindukcapil berhasil mencetak 7.500 akta. Sebagian besar penduduk yang belum memiliki akta ialah warga lanjut usia.

Sementara terkait pencetakan KTP elektronik atau E-KTP, diperkirakan akan kembali dilakukan mulai pertengahan Agustus. Hal ini seiring ketersediaan blanko yang akan didistribusikan pemerintah pusat pada pekan depan.

"Sebenarnya, masih banyak KTP elektronik yang sudah tercetak namun belum diambil pemiliknya. Total ada ribuan yang tersebar di tiap kelurahan. Perangkat RT sudah kami minta untuk memberikan informasi ke warganya guna mengecek di kelurahan," terangnya.

 

(Sumber : KRjogja.com)





Silahkan login atau daftar untuk mengirim komentar anda

Komentar

Tidak ada komentar