Sistem Pengajuan Akta Online, Akan Diuji Coba

Created By :
Biro Tata Pemerintahan Setda DIY
Kompleks Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta, Indonesia
Tlp/Fax. (+62) 274-580818

Referer :

Login Pengguna





Login Kabupaten/Kota
:
:



Statistik User
Jumlah User: 3410
Hari Ini
Login: 20
Daftar: 14
Kemarin Senin
Login: 9
Daftar: 6
Kemarin Minggu
Login: 13
Daftar: 5
Kemarin Sabtu
Login: 22
Daftar: 10
Kemarin Jumat
Login: 19
Daftar: 9
Kemarin Kamis
Login: 14
Daftar: 6
Kemarin Rabu
Login: 30
Daftar: 15
Kemarin Selasa
Login: 31
Daftar: 15



Pekerjaan User
Pelajar/Mahasiswa: 2172
Peneliti/Dosen: 113
ASN/TNI/POLRI: 188
Konsultan/NGO: 50
Perangkat Desa: 150
BUMN/BUMD: 30
Marketing: 45
LBH/Advokad: 6
Wiraswasta: 187
Perbankan: 23

Keperluan User
Akademik: 1636
Laporan Kedinasan: 212
Penelitian/Pengkajian: 627
Data Pembanding: 180
Pemetaan Konsumen: 72
Laporan: 519


Kunjungan Bulan ini
Forum komunikasi petugas registrasi Desa/Kelurahan

Desa Hargotirto, berkata :
@ AGUS SUYATNO, kami kirim contoh ke alamat email njenengan, semoga manfaat.

AGUS SUYATNO, berkata :
mohon diberukan contoh PERMOHONAN IMPORT BASIS DATA PENDUDUK

GIRISEKAR, berkata :
saya mengalamai kendala buku induk penduduk banyak yang dobel. adakah desa lain yang mengalami??? mohon bimbingannya

Wukirharjo, berkata :
terimaksih telah diaktifkan impor data onlinenya.

Wukirharjo, berkata :
mohon diaktifkan impor data online pak. terimakasih

Giritirto, berkata :
Bagaimana cara mengImport data penduduk kategori Kematian ?,, Setalah Klik Cari dan Cetak, hasilnya tidak ada.

Desa Hargosari,Tanju, berkata :
salam kenal,,,,,

Desa Hargotirto, berkata :
Ternyata sudah ada update pada 2017, silahkan masuk ke websitenya.

Wukirharjo Prambanan, berkata :
hadir

, berkata :
sudah mas

<<< Selengkapnya >>>

GPS dan Google Map
Koordinat Kantor Pemerintahan


Mengagumkan


Sistem Pengajuan Akta Online, Akan Diuji Coba

YOGYA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kota Yogyakarta bakal segera melakukan ujicoba aplikasi permohonan akta secara online. Namun proses sosialisasi akan digencarkan terlebih dahulu supaya masyarakat semakin familiar.

Menurut Kepala Dindukcapil Kota Yogyakarta, Sisruwadi, pihaknya masih melakukan penyempurnaan aplikasi pengajuan akta secara online.

"Tidak lama lagi kami akan datangi tiap kelurahan untuk sosialisasi. Aplikasinya sudah siap, tinggal penyempurnaan sedikit," ungkapnya, Selasa (4/8/2015).

Tahapan sosialisasi sekaligus ujicoba akan dilakukan hingga akhir tahun. Selama proses tersebut, berbagai persoalan yang timbul bakal segera dievaluasi. Sehingga mulai awal tahun 2016, pengajuan akta online sudah dapat diberlakukan secara menyeluruh.

Sisruwadi menambahkan, pihaknya juga menggandeng RS Jogja sebagai mitra untuk mendata setiap kelahiran. Petugas khusus sudah disiapkan, sehingga jika ada warga penduduk Kota Yogyakarta yang melahirkan di RS Jogja dapat langsung mengajukan permohonan akta di rumah sakit tersebut.

"Sementara baru RS Jogja dulu, tidak menutup kemungkinan bagi rumah sakit lain. Aplikasi di RS Jogja dengan yang ada di Dindukcapil juga masih kami koneksikan," imbuhnya.

Melalui sistem online, maka orang tua tidak perlu harus bolak-balik serta mengantre di kantor Dindukcapil Kota Yogyakarta untuk keperluan akta. Namun cukup mendaftar melalui aplikasi berbasis internet, kemudian menunggu konfirmasi dari petugas. Jika sudah dinyatakan lengkap, maka tinggal mengambil akta di kantor Dindukcapil beserta membawa berkas yang diminta.

Ditargetkan dalam waktu empat hari, akta kelahiran sudah bisa diterbitkan. Kepemilikan akta di Kota Yogyakarta terbilang tinggi hingga 80 persen dari total penduduk. Tahun lalu, Dindukcapil berhasil mencetak 7.500 akta. Sebagian besar penduduk yang belum memiliki akta ialah warga lanjut usia.

Sementara terkait pencetakan KTP elektronik atau E-KTP, diperkirakan akan kembali dilakukan mulai pertengahan Agustus. Hal ini seiring ketersediaan blanko yang akan didistribusikan pemerintah pusat pada pekan depan.

"Sebenarnya, masih banyak KTP elektronik yang sudah tercetak namun belum diambil pemiliknya. Total ada ribuan yang tersebar di tiap kelurahan. Perangkat RT sudah kami minta untuk memberikan informasi ke warganya guna mengecek di kelurahan," terangnya.

 

(Sumber : KRjogja.com)





Silahkan login atau daftar untuk mengirim komentar anda

Komentar

Tidak ada komentar